Berita Semarang Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Event Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Foto

Kendal Krisis SDM Terampil, MoU KEK Jadi Solusi Cepat

Budi Setiyawan • Jumat, 21 November 2025 | 21:58 WIB
Pemkab Kendal menggandeng 20 lebih pelaku usaha dan Politeknik Industri Furnitur dan Pengolahan Kayu (Polifurneka) untuk menandatangani MoU dan PKS terkait penyediaan, penyiapan, dan penempatan tenaga
Pemkab Kendal menggandeng 20 lebih pelaku usaha dan Politeknik Industri Furnitur dan Pengolahan Kayu (Polifurneka) untuk menandatangani MoU dan PKS terkait penyediaan, penyiapan, dan penempatan tenaga

RADARSEMARANG.ID, , KENDAL— Pesatnya pertumbuhan industri di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kendal mulai menimbulkan problem serius, terutama kekurangan tenaga kerja terampil lokal. 

Jurang kebutuhan skill yang makin lebar itu mendorong Pemkab Kendal menggandeng 20 lebih pelaku usaha dan Politeknik Industri Furnitur dan Pengolahan Kayu (Polifurneka) untuk menandatangani MoU dan PKS terkait penyediaan, penyiapan, dan penempatan tenaga kerja kompeten.

Dokumen kerja sama itu diteken di Pendopo Tumenggung Bahurekso, sebagai percepatan link and match pendidikan vokasi dengan kebutuhan industri. 

Langkah ini dipandang sebagai “jalan pintas” menutup kesenjangan kapasitas SDM dengan tuntutan teknologi industri yang terus berkembang.

Executive Director KEK Kendal, Juliani Kusumaningrum, menyebut kolaborasi ini sebagai bentuk komitmen untuk memastikan pertumbuhan industri berjalan seiring peningkatan kesejahteraan masyarakat. 

“Industri punya kebutuhan yang terus meningkat. Daerah punya kepentingan memastikan warganya mampu mengisi peluang itu. Kerja sama ini kami siapkan untuk menjawab dua sisi sekaligus,” katanya.

MoU tersebut mencakup sinkronisasi kebutuhan tenaga kerja, penyelarasan kurikulum pelatihan, peningkatan kompetensi calon pekerja, hingga penguatan mekanisme penempatan tenaga kerja agar lebih sistematis dan transparan.

Disperinaker Kendal menegaskan bahwa tanpa langkah strategis ini, masyarakat lokal berpotensi kalah bersaing dengan tenaga kerja dari luar daerah. 

Karena itu, Pemkab menempatkan vokasi sebagai kunci percepatan kualitas SDM di tengah derasnya arus investasi.

Dengan semakin banyak industri yang beroperasi di KIK, kerja sama pemerintah–industri–pendidikan vokasi ini menjadi fondasi untuk menjaga agar peluang kerja tetap berpihak kepada warga Kendal. (bud)

Editor : Tasropi
#Pemkab Kendal #KEK Kendal