Berita Semarang Raya Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Event Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Foto Jateng

Tawuran Antar Kreak di Kendal, Satu Remaja Tewas

Budi Setiyawan • Senin, 20 Januari 2025 | 00:48 WIB
Polisi melakukan olah TKp tawuran.
Polisi melakukan olah TKp tawuran.

RADARSEMARANG.ID,  Kendal — Aksi tawuran antar kelompok remaja kembali terjadi di Kendal. Aksi yang belum diketahui penyebabnya, mengakibatkan satu korban harus menghembuskan nafas terakhir akibat terkena sabetan benda tajam.

Aksi tawuran antar geng remaja ini terjadi Minggu (19/1) dini hari.

Para pelaku tak segan menggunakan senjata tajam seperti, parang, clurit, gigi gear dan benda tajam lainnya yang dimodif untuk tawuran.

Aksi brutal itu terjadi di Jalan Arteri Soekarno-Hatta Kendal. Tepatnya di jalur pantura Desa Jambearum, Kecamatan Patebon.

Tawuran menewaskan satu korban, yakni Satrio Bimo Leksono, 20, warga Desa Korowelang Anyar, Kecamatan Cepiring.

Korban mengalami pendarahan hebat akibat luka sabetan senjata tajam, sehingga mengakibatkan korban tewas karena kehabisan banyak darah.

Video aksi tawuran juga sudah beredar luas di media sosial, para pelaku mengejar korban menggunakan sepeda motor.

“Ngeri-ngeri lur, info kreak kendal berulah di Patebon. Ngeri, bawa parang panjang,” ujar Khrin Nuri, dalam video yang diunggah di Media Sosial (Medsos) Facebook.

Satu korban, Satrio Bimo Leksono, terkapar ditengah jalan dan ditinggal oleh kawan-kawannya. Ia megalami luka di kaki dan perut.

Pasca kejadian tersebut, PMI Kendal yang mendapati laporan warga langsung mengevakuasi korban.

Korban dilarikan ke RSUD Soewondo untuk mendapatkan perawatan medis. Tapi nahas, akibat pendarahan hebat, korban tidak dapat diselamatkan.

Petugas kepolisian yang datang ke lokasi kejadian, mengamankan senjata tajam berupa parang sepanjang lebih dari 1,5 meter yang diduga digunakan dalam aksi tawuran tersebut.

Dari informasi yang dihimpun, peristiwa tawuran ini bermula di sekitar daerah Bugangin, tepatnya di dekat makam pahlawan. Kelompok remaja yang terlibat dalam tawuran saling kejar-kejaran menggunakan sepeda motor.

Sebagian melarikan diri ke arah barat, sementara sebagian lainnya berlari ke arah utara melewati samping makam Bugangin.

Aksi kejar-kejaran ini berlanjut hingga ke depan Ruko Aqiqah Nurul Hayat, Desa Jambearum, Patebon.

“Waspada, hati-hati kalau di jalan raya, terutama malam hari,” kata Yudis dalam unggahan video tawuran tersebut.

Rosikin, warga Jambearum mengatakan, memang di Jalur Pantura Kendal cukup rawan tawuran antar geng remaja.

“Biasanya kalau ada patroli, mereka bubar, kalau tidak ada, ya mereka berulah,” tuturnya.

Adang Purnomo, menambahkan selain tawuran biasanya wilayah pantura kerap dijadikan aksi balap liar. “Terutama Jumat dan Sabtu malam," katanya. (bud/bas)

Editor : Baskoro Septiadi
#kendal #TAWURAN #Kreak