RADARSEMARANG.ID, KENDAL-Kegiatan pengabdian kepada masyarakat hibah FPIK Undip berjudul Penerapan Asam Amino Lisin Dalam Pakan Buatan Pada Budidaya Ikan Patin di Desa Tambaksari, Kecamatan Rowosari, Kabupaten Kendal diketuai Dr.Ir.Diana Rachmawati, M.Si beranggotakan Dr.Diana Chilmawati S.Pi, M.Si dan Ristiawan Agung Nugroho, S.Pi, M.Si dibiayai Selain Anggaran Pendapatan Dan Belanja Negara (Selain APBN) Universitas Diponegoro, tahun angaran 2024.
“Kegiatan pengabdian kepada masyarakat hibah FPIK Undip ini merupakan hilirisasi Iptek dari Universitas Diponegoro kepada kelompok pembudidaya ikan patin untuk menyelesaikan permasalahan yang ada dalam kelompok pembudidaya ikan tersebut” ungkap Diana Rachmawati.
Pokdakan yang menjadi mitra dalam kegiatan ini adalah Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan) Sido Makmur sebagai UMKM pembudidaya ikan.
Keberhasilan budidaya ikan patin sangat dipengaruhi oleh keberadaan pakan yang berkualitas.
Namun, harga pakan saat ini semakin meningkat sehingga biaya pakan hampir 60% dari biaya total produksi.
Tingginya biaya pakan ikan kemungkinan disebabkan efisiensi pemanfaatan pakan yang diberikan belum maksimal sehingga laju pertumbuhan ikan patin belum optimal dan masih tingginga rasio konversi pakan (FCR).
Permasalahan yang dihadapi mitra saat ini adalah masih rendahnya efisiensi pemanfaatan pakan dikarenakan nabati bahan sumber protein nabati sebagai bahan penyusun pakan defisiensi asam amino lisin.
Salah satu solusi untuk mengatasi permasalahan tersebut di atas adalah dengan peambahan asam amino lisin dalam pakan ikan patin.
Penambahan asam amino lisin dalam pakan cepat digunakan untuk proses metabolisme dibandingkan dengan penambahan asam amino amino lainnya.
Keberadaan asam amino lisin dalam usus akan cepat digunakan untuk sintesis protein untuk meningkatkan efisiensi pemanfaatan pakan, pertumbuhan ikan, dan mengurangi biaya pakan yang berdampak pada meningkatnya pendapatan mitra.
Hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat hibah FPIK Undip bagi mitra menunjukkan peningkatan efisiensi pemanfaatan pakan dari pakan yang diberikan selama kegiatan budidaya dari 48% menjadi 68%.
Hal ini dapat disimpulken bahwa dengan penambahan asam amino lisin dalam pakan dapat meningkatkan kecernaan protein sehingga pakan lebih efisien dan meningkatkan pertumbuhan ikan patin.
Dari hasi pengabdian kepada masyarakat ini juga menunjukkan adanya peningkatan efisiensi pemanfaatan pakan berbanding lurus dengan peningkatan laju pertumbuhan relatif.
Peningkatan laju pertumbuhan relatif ikan patin terjadi dari 1,84 %/hari menjadi 2,6 %/hari, selain itu juga terjadi penurunan nilai rasio konversi pakan (FCR) dari 1,5 menjadi 1,0 yang akan berdampak pada penurunan biaya pakan dari total biaya produksi dari 60 % dari total biaya produksi menjadi 50 % dari total biaya produksi serta menurunkan biaya total produksi awalnya Rp.20.000.000,-/siklus budidaya menjadi Rp.18.00.000,-/siklus budidaya. (*)
Editor : Tasropi