Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Jalur Pantura Kendal Makin Ganas, Belum Ada 24 Jam Ada Tiga Kejadian Lakalantas Dua Korban Meninggal

Devi Khofifatur Rizqi • Rabu, 25 September 2024 | 21:49 WIB
Petugas mengevakuasi korban lakalantas di jalur pantura Kendal Jambearum, Rabu (25/9). DEVI KHOFIFATUR RIZQI/ JAWA POS RADAR SEMARANG
Petugas mengevakuasi korban lakalantas di jalur pantura Kendal Jambearum, Rabu (25/9). DEVI KHOFIFATUR RIZQI/ JAWA POS RADAR SEMARANG

RADARSEMARANG.ID, Kendal - Peristiwa kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di Kabupaten Kendal. Kabar terbaru, ada tiga kejadian lakalantas di jalur pantura Kendal dalam kurun waktu kurang dari 24 jam.

Kejadian lakalantas di jalur Pantura Kendal yang pertama, terjadi pada Selasa (24/9) malam sekitar pukul 20.45 WIB. Tepatnya di jalur pantura depan kolam renang Tirto Arum Kendal.

Kejadian ini melibatkan pengendara sepeda motor berinisial A, 25 tahun. Saat itu, korban sedang perjalanan pulang kerja dari arah timur menuju ke arah barat. Sesampainya di TKP, korban terserempet truk tronton hingga terjatuh.

Meski begitu, dalam kejadian ini korban A mengalami luka di kepala dan luka lecet di tungkai sebelah kanan. Kemudian, korban mendapat pertolongan medis di RSUD Kendal.

Selanjutnya, kejadian lakalantas kembali terjadi pada Rabu (25/9) pagi sekitar pukul 08.00 WIB.

Peristiwa ini terjadi di Jalan Raya Pantura Kendal depan SPBU Jambearum, menimpa pengendara sepeda motor Honda PCX Nopol H-4917-BKD dengan Truk Box Nopol H-9156-OF serta dengan kendaraan yang tidak dikenal.

Korban pengendara sepeda motor diketahui berinisial K, 66, warga Patebon, dan pembonceng berinisial S, warga Sambongsari, Weleri.  

“Kecelakaan di pantura Jambearum, korban S tewas dilokasi kejadian dengan luka dibagian kepala dan korban K luka parah langsung dilarikan ke RSUD Kendal,” ungkap Kasat Lantas Polres Kendal, AKP Engkos Sarkozi saat dihubungi.

Kasat Lantas menerangkan, kronologi kecelakaan lalu lintas di Jambearum bermula saat korban bersama calon suaminya, K, sedang mengendarai sepeda motor dari arah timur (Semarang) menuju ke arah barat (Kendal). Saat itu, sepeda motor korban hendak menyeberang jalan ke SPBU Jambearum Kendal.

Namun, saat menyeberang jalan, motor yang ditumpangi korban tersenggol truk dari arah barat hingga  korban terpental dijalur lain.

“Lalu tubuh korban S terpental kemudian tertabrak oleh truk boks dari arah timur yang dikemudian Bambang Waluyo. Selanjutnya, truk yang menabrak motor korban kabur,” terangnya.

Tak berselang lama, kejadian lakalantas terjadi lagi di jalur pantura Kendal. Kali ini, kecelakaan terjadi di jalan raya pantura ikut Desa Pucangrejo sekitar pukul 09.00 WIB pada Rabu (25/9).

Peristiwa ini melibatkan sepeda motor Honda Supra X 125 H-6825-JU dengan mobil  Daihatsu Grand Max Box H-8727-RQ.

Diketahui korban berinisial S, warga Poncorejo-Gemuh. Saat kejadian, korban sempat dilarikan ke rumah sakit. Namun akhirnya meninggal dunia. 

Peristiwa itu bermula saat korban yang mengendarai sepeda motor melaju dari arah timur menuju ke arah barat dan berjalan di lajur kiri. Kemudian korban tiba-tiba berpindah ke lajur kanan.

“Saat korban berpindah lajur kanan,  dari arah yang sama di belakangnya  melaju Daihatsu Grand Max Box yang dikemudikan Ahmad Susiyam warga Pageruyung. Dan terjadi lakalantas,” jelas AKP Engkos.

Peristiwa ini tentunya menambah angka lakalantas di Kabupaten Kendal. Makanya, polisi mengimbau agar masyarakat tetap waspada dan berhati-hati dalam berkendara. Terlebih mengenakan perlengkapan lengkap untuk berkendara.

“Diharapkan pengendara bisa mengenakan helm dan atribut berkendara secara lengkap. Dan tetap patuhi aturan lalu lintas,” tambah Kasat Lantas. (dev/bas)

Editor : Baskoro Septiadi
#KECELAKAAN KENDAL #Pantura Kendal #LAKA LANTAS