Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Tingkatkan Kompetensi dan Mutu Pendidikan, Polifurneka Kembali Jalin Kerja Sama dengan Bern University of Applied Sciences Swiss

Devi Khofifatur Rizqi • Selasa, 7 Mei 2024 | 21:56 WIB
Penandatanganan MoU Polifurneka dengan Bern University of Applied Sciences Swiss di aula kampus Polifurneka Kendal Selasa (7/5). (DEVI KHOFIFATUR RIZQI/ JAWA POS RADAR SEMARANG)
Penandatanganan MoU Polifurneka dengan Bern University of Applied Sciences Swiss di aula kampus Polifurneka Kendal Selasa (7/5). (DEVI KHOFIFATUR RIZQI/ JAWA POS RADAR SEMARANG)

RADARSEMARANG.ID, Semarang - Politeknik Industri Furnitur dan Pengolahan Kayu (Polifurneka) Kendal menjalin kerja sama dengan Bern University of Applied Sciences Swiss.

Hal ini untuk meningkatkan kompetensi dan mutu pendidikan dibidang perkayuan.

Direktur Polifurneka Kendal Peni Shoffiyati menerangkan, kerja sama ini kali kedua dilakukan bersama Bern University of Applied Sciences Swiss.

Itu karena kedua perguruan tinggi ini memiliki kesamaan bidang spesifikasi berupa furnitur dan pengolahan kayu.

"Kerja sama ini akan berkelanjutan terus. Karena sudah terbukti hasilnya. Termasuk 100 persen lulusan Polifurneka juga terserap di dunia industri," terangnya Selasa (7/5/2024).

Peni melanjutkan, kerja sama sebelumnya terkait peningkatan manajemen, pengajar, kurikulum, dan mahasiswa.

Selanjutnya, akan dilakukan peningkatan mutu pendidikan melalui program-program.

"Apalagi Bern University of Applied Scienses Swiss memiliki kompetensi pendidikan yang lebih baik, khususnya di jurusan furnitur," lanjutnya.

Kepala Pusat Pengembangan Vokasi Industri BPSDMI Kementerian Perindustrian, Wulan Aprilianti mengatakan, kerja sama ini sudah terlihat kebermanfaatan dan kemajuannya.

Pihaknya juga akan menjalin kerja sama internasional lainnya yang relevansinya sesuai.

"Kami juga punya target meningkatkan animo masyarakat untuk masuk ke Polifurneka. karena ada kepastian lulusannya langsung kerja ke industri," katanya.

Sementara Head of Global Engagement Bern University of Applied Sciences Swiss, Prof. Markus Schar mengatakan, MoU ini menjadi upaya untuk melebarkan sayap ke perguruan tinggi furnitur di Indonesia.

Termasuk memberikan kesempatan siswa untuk belajar di Swiss. Pihaknya juga tertarik terkait furnitur dan pengolahan kayu yang ada di Polifurneka Kendal.

"Kami membangun kerja sama secara global dengan institusi pendidikan. Kami juga menawarkan peluang kepada mahasiswa (Polifurneka) untuk belajar di Swiss," ujarnya. (dev/bas)

Editor : Baskoro Septiadi
#Politeknik Industri Furnitur dan Pengolahan Kayu #Bern University #Polifurneka Kendal