Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Warga Kendal Mengantre Beras Murah dari Satgas Pangan Polda Jateng, Segini Harganya

Devi Khofifatur Rizqi • Selasa, 27 Februari 2024 | 23:19 WIB
Pendistribusian beras murah oleh Tim Satgas Pangan Polda Jateng di Pegandon, Kendal, Selasa (27/2). DEVI KHOFIFATUR RIZQI/ JAWA POS RADAR SEMARANG
Pendistribusian beras murah oleh Tim Satgas Pangan Polda Jateng di Pegandon, Kendal, Selasa (27/2). DEVI KHOFIFATUR RIZQI/ JAWA POS RADAR SEMARANG

RADARSEMARANG.ID, Kendal - Satgas Pangan Polda Jawa Tengah melakukan operasi pasar untuk menekan harga beras yang terus melambung.

Kali ini di Kabupaten Kendal digelontorkan 10 ton beras untuk warga dan pedagang.

Ratusan warga di Kabupaten Kendal mengantre beras murah yang didistribusikan oleh Tim Satgas Pangan Polda Jateng. Kali ini juga menggandeng Disperindag Jateng dan Pemkab Kendal.

Beras murah yang disalurkan, diperuntukkan untuk pedagang di Kabupaten Kendal. Yakni dengan harga jual Rp 13.400 per kilogram.

Pasalnya, harga beras di pasaran terus melambung tinggi. Bahkan, untuk beras medium harganya sudah mencapai Rp 15 ribu per kilogram.

Dirreskrimsus Polda Jateng Kombes Pol Dwi Subagio menjelaskan, ada 25 ton beras murah yang akan didistribusikan di Jawa Tengah.

Adapun di Kendal, sebanyak 10 ton beras. Kegiatan ini sekaligus untuk menekan harga beras di pasaran.

"Kami lakukan pemantauan dari hulu hingga hilir. Dan operasi pasar ini untuk menekan harga beras agar bisa menurun," katanya Selasa (27/2) di Pegandon.

Tak hanya itu, Dirreskrimsus Polda Jateng memastikan stok beras di Jawa Tengah terbilang aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat.

Pihaknya juga terus melakukan pemantauan mulai dari penggilingan hingga penjualan beras.

Selain itu, telah disebar 300 personel untuk monitoring. Itu sebagai antisipasi terjadinya penimbunan beras.

"Saat ini belum ada temuan. Tapi dipastikan stok beras mencukupi dan aman," jelas Kombes Pol Dwi Subagio.

Perwakilan Disperindag Jateng Santosa mengatakan, saat ini komoditas beras mengalami fluktuasi cukup tinggi.

Kondisi di lapangan harga beras di Jateng terus naik. Dia berharap, melalui distribusi ini harga beras mengalami penurunan hingga harga normal.

"Ini juga menjadi upaya untuk menjaga ketersediaan beras di pasaran," ujarnya.

Selain itu, distribusi beras murah ini turut mendapat dukungan dari masyarakat Kendal. Seperti dirasakan Munariyah, salah satu warga.

Dia mengaku harga beras yang disalurkan sangat miring. Bisanya di pasaran harganya bisa mencapai Rp 15 ribu hingga Rp 18 ribu.

"Ini beli untuk konsumsi pribadi dan gak akan dijual. Seneng dapat harga murah," kata Munariyah. (dev/bas)

Editor : Baskoro Septiadi
#kendal #polda jawa tengah #BERAS #operasi pasar