RADARSEMARANG.ID, KENDAL-Pemerintah Kabupaten Kendal menggelontorkan Rp 5,7 miliar tambahan penghasilan untuk tenaga pendidik.
Itu sebagai upaya peningkatan SDM agar mampu berdaya saing.
Sebanyak 2.309 tenaga pendidik di Kabupaten Kendal bakal menerima tambahan penghasilan.
Terdiri dari 1.639 guru Paud dan 670 guru SD.
Adapun penyaluran penghasilan tambahan ini dilakukan secara bertahap.
"Ini upaya bidang pendidikan dalam peningkatan SDM. Dan ini salah satu visi bupati Kendal," kata Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kendal Ferinando Rad Bonay.
Ferinando melanjutkan, penyaluran penghasilan tambahan ini hanya selama 9 bulan.
Serta diberikan ke masing-masing rekening dalam 2 periode.
Pertama selama 6 bulan di bulan November. Kedua selama 5 bulan di bulan Desember.
"Dan per orangnya mendapat tambahan penghasilan Rp 2.475.000 selama sembilan bulan itu," lanjutnya.
Sementara Bupati Kendal Dico M. Ganinduto mengatakan, seluruh tenaga pendidik harus berjuang dalam meningkatkan kualitas SDM.
Itu supaya mampu berdaya saing dengan daerah lainnya.
Selain itu, Dico menekankan, Pemkab terus berupaya memperhatikan tenaga pendidik di Kabupaten Kendal.
Dia berharap, tambahan penghasilan ini mampu menjadi penyemangat tenaga pendidik dalam berjuang meningkatkan SDM di Kendal.
"Semoga tambahan penghasilan ini dapat bermanfaat. Dan mampu menjadi penyemangat dalam meningkatkan SDM penerus kita," ujarnya di hadapan ratusan guru.
Dico menambahkan, tenaga pendidik di Kendal harus berinovasi dalam memberikan pembelajaran bagi siswa.
Serta menghilangkan rutinitas pembelajaran yang monoton. Sehingga bisa menghasilkan pendidikan yang berkualitas.
"Buat catatan setiap tahunnya. Harus ada inovasi agar pendidikan kita berkualitas," tambahnya. (dev)
Editor : Agus AP