RADARSEMARANG.ID, KENDAL - Pasar Desa Brangsong resmi beroperasi Kamis (21/9). Diharapkan revitalisasi pasar yang menelan anggaran Rp 3,1 miliar ini bisa meningkatkan perekonomian warga.
Sebelumnya kondisi Pasar Brangsong cukup memprihatinkan. Saat musim hujan selalu becek. Kondisi tersebut membuat pedagang merugi.
Akhirnya pasar direvitalisasi dan menghabiskan Rp 3,1 miliar. Anggaran tersebut berasal dari dana desa (DD) dan swadaya pedagang. Pasar tersebut dapat menampung 156 pedagang.
Baca Juga: Naik hingga Rp 16 ribu per kg, Pedagang Ungaran Kurangi Pasokan Beras
"Semoga dengan dibangunnya pasar ini menambah perekonomian masyarakat di Brangsong. Dan semoga nanti PAD akan meningkat," harap Kepala Desa Brangsong Moh Asnawi usai peresmian Kamis (21/9) sore.
Sementara Bupati Kendal Dico M Ganinduto mengatakan, para pedagang bisa memaksimalkan keberadaan pasar desa ini.
Hal tersebut sebagai upaya mendukung Pemkab melakukan pemerataaan pembangunan sektor ekonomi. Pemkab akan berkolaborasi dengan Desa Brangsong untuk meningkatkan kualitas pedagang.
Dico juga akan mensuport kebutuhan pasar yang belum tersedia. Seperti hydrant sebagai antisipasi kebakaran.
Pihaknya meminta Pemdes Brangsong segera melengkapi fasilitas untuk kenyamanan pedagang dan pembeli.
"Akan kami suport kebutuhan yang belum ada. Nanti Pak Kades tinggal mendata dan pengajuan saja," tandasnya. (dev/zal)
Editor : Agus AP