RADARSEMARANG.ID, Kendal - Tiga kasus kebakaran terjadi di Kabupaten Kendal dalam waktu yang hampir bersamaan, Senin (31/7). Yakni dua kasus kebakaran lahan dan satu kasus mobil terbakar. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.
Dua kasus kebakaran lahan terjadi di Blorok-Kecamatan Brangsong dan Merbuh-Kecamatan Boja. Sementara mobil terbakar terjadi di wilayah Weleri.
"Tiga kasus kebakaran di tiga lokasi berbeda. Kami masih melakukan pemadaman di TKP Merbuh," kata Kasi Operasional dan Pengendalian (Opsdal) Damkar Kendal, Ria Listianasari.
Ia menambahkan, kasus kebakaran sepanjang Juli 2023 cukup tinggi. Bahkan untuk kebakaran lahan sudah mencapai 22 kasus dengan luas lahan bervariasi.
Banyaknya peristiwa itu disebabkan cuaca panas ekstrem hingga pembakaran rumput yang tidak ditunggui pemilik lahan. Hal itu membuat masyarakat harus waspada dan berhati-hati.
"Kalau di lahan, rata-rata rumput kering yang dibakar pemiliknya. Tapi tidak ditunggui, sehingga api merembet ke sisi lainnya," ujarnya.
Ada beberapa kendala dalam penanganan kebakaran lahan. Seperti akses jalan sempit dan rusak, lokasi sulit dijangkau, hingga sulitnya sumber air.
Kendati begitu, pihaknya berupaya maksimal untuk melakukan pemadaman api. Pihaknya juga melakukan isolasi supaya api tidak merembet ke lahan lainnya.
"Kalau lahan perkebunan kami bekerja sama dengan pemilik perkebunan. Biasanya dibuatkan seperti kalen-kalen untuk memotong merembetnya api," tambahnya. (dev/fth)
Editor : Baskoro Septiadi