RADARSEMARANG.ID, Kendal - SMA Negeri 1 Kendal memiliki cara jitu agar lulusannya mendapat kesempatan masuk ke Perguruan Tinggi Negeri (PTN). Salah satunya memetakan peluang siswa sejak mereka duduk dibangku kelas 10.
Cara ini ternyata efektif dan membawa lulusannya masuk PTN ternama. Seperti Undip, UGM, Unnes, IPB, ITB, Universitas Jember, hingga sekolah kedinasan. Bahkan banyak yang lolos melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP), Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT), maupun Seleksi Mandiri (SM).
Tren masuk PTN melalui jalur SNBP maupun SNBT di SMA N 1 Kendal fluktuatif dan terus mengalami peningkatan. Tahun ini, ada 39 siswa lolos SNBP dan 48 siswa lulus jalur SNBT.
Angka itu meningkat dibanding tahun 2022 yakni 29 siswa lolos jalur prestasi. Serta sekitar 50 siswa lulus jalur tes. Meski begitu, tahun kemarin ada 278 siswa yang masuk PTN dengan berbagai jalur seleksi.
"Data berdasarkan yang laporan ke kami. Tapi kami melihat, rata-rata tiap angkatan yang lulus dari SMAN 1 memiliki minat sangat tinggi untuk melanjutkan pendidikan," kata Kepala SMA N 1 Kendal Yuniasih.
Ia mengaku, sekolah memetakan siswanya untuk masuk ke PTN sejak duduk dibangku kelas 10. Siswa diberikan gambaran dan motivasi tentang dunia perkuliahan. Siswa diminta mengisi formulir peminatan mata pelajaran agar guru mapel bisa membimbing siswa lebih tepat dan intens.
Naik kelas 11, siswa memfokuskan diri untuk memilih program studi (prodi) yang diminati dengan menyeimbangkan nilai tiap semester di jenjang SMA. Selanjutnya kelas 12, siswa mendapat bimbingan khusus dari guru BK dan wali kelas sesuai kelompok prodi yang dipilih.
"Kami membaca peluang agar siswa bisa masuk ke PTN. Namun sifatnya hanya pengarahan. Untuk keputusannya kami serahkan ke siswa," jelasnya.
Rata-rata siswa lulusan SMAN1K ini berminat di jurusan kedokteran. Bahkan setiap lulusan ada 30-40 siswa yang memilih jurusan itu. Kemudian disusul prodi teknik sipil, arsitektur, psikologi, dan lainnya. Ia mewanti-wanti agar siswa lulusannya tidak saling bersaing di PTN yang dituju.
Menanamkan jiwa tidak egois kepada siswa menjadi hal rumit. Karena memilih PTN yang diminati adalah hak siswa sepenuhnya. Namun, biasanya siswa di SMAN1K ini memiliki kampus cadangan bilamana melalui jalur SNBP maupun SNBT tidak lolos.
"Kami juga memberikan pengertian. Jadi nilai siswa itu kami jelaskan masuk peluangnya ke PTN mana. Misalnya siswa minat di Undip tetapi nilainya tidak mendukung, kami arahkan ke kampus lain. Hanya saja semua itu kembali lagi ke diri siswa,” tambahnya.
Sekolah juga menanamkan pendidikan karakter dan nilai integritas kepada siswanya. Sehingga lulusan di sekolahnya memiliki kompetensi yang cerdas dan berwawasan. Bukan hanya teori dan praktik. Ada penanaman pendidikan karakter untuk siswa.
“Supaya mereka bisa bijak menyikapi permasalahan. Termasuk dalam memilih PTN maupun peluangnya masuknya," tambahnya. (dev/fth)
Editor : Baskoro Septiadi