Ia mengaku senang bisa diangkat menjadi P3K. Penantiannya selama 17 tahun akhirnya berbuah manis. Awalnya ia bekerja sebagai tenaga honorer di RSUD Kendal sejak 2005.
"Ini masih harus berjuang lagi. Kan tidak ada jenjang karir maupun tunjangan kinerja. Semoga selalu bisa memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat," ujarnya usai menerima SK.
Kepala Badan Kepegawaian, Pelatihan dan Pendidikan (BKPP) Kendal Wahyu Hidayat mengatakan, ada 162 tenaga kesehatan dari RSUD Soewondo, Puskesmas, dan Dinkes Kendal yang menerima SK. Rata-rata mereka mengabdi hingga 10 tahun.
"Kontraknya lima tahun. Nantinya kita evaluasi. Kalau bagus kita perpanjang. Evaluasinya dari Pemkab dan pusat," ujarnya.
Bupati Kendal Dico M. Ganinduto meminta nakes P3K bisa meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan. Pengangkatan P3K di Kendal sedikit terlambat dibanding daerah lain. "Mudah-mudahan ini menjadi semangat baru bagi nakes berbenah lebih baik dan meningkatkan pelayanan kesehatan," tambahnya. (dev/fth) Editor : Agus AP