Meski tetap buka, Kamis (29/12) TPI Wonokerto tampak sepi. Benar-benar tak ada hiruk-pikuk dan gemuruh lelang. Hanya tampak aktivitas warga, seperti memancing di pinggiran dermaga dan bercengkerama di warung dekat dermaga. Ada beberapa kapal yang bersandar tanpa aktivitas awak.
Menurut Kepala TPI Wonokerto Asmo Kumoro, sudah dua pekan ini sepi. Tapi mulai benar-benar tak ada aktivitas lelang sejak 23 Desember 2022 lalu.
"Mulai itu sampai sekarang tidak ada aktivitas jual-beli. Tidak ada satu pun kapal bongkar muat karena tak ada nelayan yang berani melaut," katanya.
Ia mengatakan, saat kondisi cuaca normal, perputaran uang di TPI Wonokerto bisa mencapai Rp 150-200 juta per hari. Memang, kata dia, saat sepi Rp 20 juta saja sangat sulit.
"Beberapa hari terakhir ini malah tidak ada aktivitas apa-apa," ucapnya.
Salah seorang nelayan, Ratno mengatakan, saat ini para nelayan memilih diam di rumah. Mereka tak mau ambil risiko dan memaksakan diri melaut saat cuaca buruk. Apalagi setelah BMKG memberi peringatan gelombang tinggi.
"Kurang lebih dua pekan ini sepi. Kalau pas ramai, dari ujung ke ujung dermaga pasti penuh kapal," ucapnya. (nra/zal) Editor : Agus AP