Diketahui, dalam Porprov mendatang, KONI Kabupaten Pekalongan akan mengirimkan 113 atlet dari 21 cabang olahraga (cabor). Pesiapan pun telah dilakukan jauh-jauh hari untuk mendapatkan hasil yang maksimal.
Pada Porprov Jateng 2018, kontingen Kabupaten Pekalongan hanya finish di peringkat 27. Saat itu Kota Santri hanya mengemas lima medali emas serta beberapa perak dan perunggu.
"Porprov 2023 nanti, saya target lebih dari 10 emas, 20 perak, dan 30 perunggu," kata Fadia saat pengukuhan kontingen Kabupaten Pekalongan, di Pendopo Rumah Dinas Bupati, Kamis (15/12).
Jika tercapai target itu, kata Fadia, peraih medali emas akan diberi bonus Rp 65 juta per atlet. Lalu Rp 45 juta untuk peraih medali perak dan Rp 25 juta untuk perunggu.
"Ini bentuk kepedulian kami. Kami tidak main-main untuk urusan nama baik Kabupaten Pekalongan. Termasuk untuk ajang olahraga," ungkap Fadia.
Sementara itu Ketua KONI Kabupaten Pekalongan Suryan mengatakan, saat ini pihaknya masih menjalankan program pemusatan latihan. Bahkan beberapa cabor ada yang tengah menjalani pemusatan latihan di luar kota.
"Contohnya cabor Kick Boxing training center di Yogyakarta. Target dari bupati itu tidak mudah, tapi kami optimistis bisa," ujarnya. (nra/zal) Editor : Agus AP