RADARSEMARANG.ID – Ikatan Guru Indonesia (IGI) Provinsi Jawa Tengah sukses menggelar perhelatan akbar Musyawarah Wilayah (Muswil) III Tahun 2026.
Ajang permusyawaratan tertinggi di tingkat provinsi ini berhasil menghasilkan nakhoda baru untuk memimpin roda organisasi selama lima tahun ke depan.
Melalui proses persidangan yang demokratis, profesional, dan penuh nuansa kekeluargaan, Dr. Imron, S.Pd., M.Pd. secara aklamasi terpilih sebagai Ketua Wilayah IGI Jawa Tengah Masa Bakti 2026-2031.
Baca Juga: Imron Cahyadi Terpilih Jadi Direktur Utama PDAM Salatiga
Pelaksanaan Muswil III IGI Jateng tahun ini diselenggarakan secara bauran (blended). Rangkaian sidang pendahuluan dan sidang pleno I-II yang membahas tata tertib hingga penyampaian laporan pertanggungjawaban digelar secara daring (online) pada Sabtu hingga Minggu (30-31 Mei 2026).
Sementara itu, puncak acara berupa Sidang Pleno III yang berisi penetapan calon ketua, pemilihan dewan kehormatan, hingga penutupan, diselenggarakan secara tatap muka (offline) pada Minggu, 7 Juni 2026, di Aula Lantai 3 Universitas STEKOM, Kota Semarang.
Di bawah komando kepengurusan periode 2021-2026 yang diketuai Joko Susila, S.Pd., M.Pd— didampingi Dr. Imron sebagai Sekretaris IGI Jateng—Muswil mengusung tema "Menggerakkan Guru, Membangun Ekosistem Digital". Selama lima tahun kiprahnya, pengurus demisioner dinilai sangat sukses dalam menancapkan pondasi digitalisasi pendidikan di Jawa Tengah, terutama saat mendampingi para guru melewati masa-masa krisis dan disrupsi teknologi.
Berkat dedikasi dan program kerja yang berdampak nyata, Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) Pengurus Wilayah masa bakti 2021-2026 diterima dengan baik dan tanpa catatan oleh seluruh peserta sidang.
Peserta sidang meliputi perwakilan Pengurus Pusat, Dewan Kehormatan Wilayah, serta para utusan Pengurus Daerah (PD) dari 35 kabupaten/kota se-Jawa Tengah.
Memasuki agenda krusial pemilihan Ketua Wilayah pada Sidang Pleno III, dinamika bursa calon berjalan sangat kondusif.
Berdasarkan hasil usulan dari tingkat daerah, sempat mengemuka tiga nama bakal calon. Namun, setelah dilakukan tahapan verifikasi faktual dan validasi berkas sesuai tata tertib pencalonan, hanya Dr. Imron yang memenuhi syarat mutlak dukungan minimal dari lima Pengurus Daerah.
"Berdasarkan verifikasi, Dr. Imron mengantongi dukungan solid dari 10 Pengurus Daerah. Mengacu pada mekanisme pemilihan yang tertuang dalam Anggaran Rumah Tangga organisasi, calon yang memenuhi syarat usulan batas minimal langsung ditetapkan. Dengan demikian, Dr. Imron secara sah ditetapkan sebagai Calon Ketua sekaligus Ketua Wilayah IGI Jateng Terpilih masa bakti 2026-2031," tegas Presidium Sidang saat membacakan putusan di hadapan forum.
Sembari menunggu penerbitan Surat Keputusan (SK) resmi dan jadwal pelantikan dari Pengurus Pusat, forum Muswil juga memberikan mandat kepada Dr. Imron sebagai Pelaksana Harian (Plh) Ketua Wilayah agar roda organisasi tidak mengalami kekosongan. Selain itu, sidang turut mengesahkan dan melantik jajaran Dewan Kehormatan Wilayah (DKW) IGI Jateng.
Lima tokoh pendidikan yang didaulat menduduki posisi strategis penjaga muruah dan kode etik organisasi ini adalah Mulyo Utomo, S.Pd., M.Pd., M.Kom., Joko Susila, S.Pd., M.Pd., Drs. Sudharto, M.Pd., Nokman Riyanto, S.Pd.Si., M.Pd., dan Ernawati, S.Pd., M.Kom.
Baca Juga: Tangkal Kriminalisasi Pendidik, IGI Jateng Gelar PMO Dasar dan Bangun "Benteng" Hukum bagi Guru
Selain berfokus pada regenerasi, Muswil III juga merumuskan Garis-Garis Besar Program Kerja (GBPK) sebagai kompas pergerakan organisasi menyongsong era Society 5.0. Di bawah kepemimpinan Dr. Imron, IGI Jateng telah menyusun sederet program progresif.
Tantangan nyata di lapangan seperti kriminalisasi guru juga mendapat perhatian serius. IGI Jateng periode ini akan membentuk Posko Bantuan Hukum Guru (PBHG) yang bekerjasama dengan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) untuk memberikan advokasi gratis bagi anggota.
Sementara itu, demi mewujudkan kemandirian finansial organisasi sekaligus menyejahterakan anggota, bidang kewirausahaan akan mendirikan Koperasi Digital IGI Jateng (Kop-IGI) dan program Teacher-Preneur.
Di akhir acara, Muswil III menerbitkan sejumlah rekomendasi strategis. IGI Jateng secara tegas menolak segala bentuk kriminalisasi pendidik, mendesak pemerintah daerah agar menjamin kebebasan guru berserikat di organisasi profesi, hingga mendorong percepatan afirmasi pengangkatan guru honorer menjadi ASN.
Baca Juga: TASPEN Salurkan Pembayaran Gaji Ke 13 Pensiunan ASN Mulai 2 Juni 2026
Kini, Ketua Wilayah terpilih Dr. Imron memiliki waktu maksimal satu bulan untuk merampungkan formatur kepengurusan.
Kabinet baru ini direncanakan akan langsung tancap gas dalam Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) I yang diagendakan berlangsung di Semarang pada awal Agustus 2026 mendatang.
Melalui spirit "Bergerak Bersama, Berkarya Nyata, Memuliakan Guru", IGI Jateng bersiap menjadi lokomotif utama kemajuan peradaban pendidikan di Jawa Tengah. (*/isk)
Editor : Tasropi