Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

MPD UMK dan Dinas Dikpora Jepara ‘Sinau Bareng’: Kuatkan Kompetensi Guru Menuju Pembelajaran Bermutu

H. Arif Riyanto • Rabu, 18 Juni 2025 | 18:32 WIB
Program Pascasarjana Magister Pendidikan Dasar (MPD) Universitas Muria Kudus (UMK) menggelar Kuliah Tamu bertajuk "Transformasi Kompetensi Guru melalui Pendidikan Lanjutan Menuju Pembelajaran Bermutu"
Program Pascasarjana Magister Pendidikan Dasar (MPD) Universitas Muria Kudus (UMK) menggelar Kuliah Tamu bertajuk "Transformasi Kompetensi Guru melalui Pendidikan Lanjutan Menuju Pembelajaran Bermutu"

RADARSEMARANG.ID– Dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan dasar di Indonesia, Program Pascasarjana Magister Pendidikan Dasar (MPD) Universitas Muria Kudus (UMK) menggelar Kuliah Tamu bertajuk "Transformasi Kompetensi Guru melalui Pendidikan Lanjutan Menuju Pembelajaran Bermutu".

Acara yang berlangsung di Gedung PGRI Kabupaten Jepara ini menghadirkan dua narasumber utama, yakni Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Dikpora) Kabupaten Jepara, Ali Hidayat, S.Pd., M.M., dan Dr. Fina Fakhriyah, M.Pd., dosen sekaligus Sekretaris Program Studi Magister Pendidikan Dasar UMK.

Kuliah tamu ini dihadiri oleh 160 guru dari berbagai jenjang pendidikan dasar di Kabupaten Jepara.

Para peserta yang datang dengan semangat tinggi memadati aula sejak pagi hari.

Antusiasme para guru tergambar jelas dari partisipasi aktif dalam sesi tanya jawab dan diskusi kelompok, yang menjadi bagian integral dari kegiatan kuliah tamu tersebut.

Kegiatan ini bukan hanya menjadi ajang berbagi ilmu, tetapi juga menjadi forum strategis dalam membangun jaringan profesional antar pendidik di Kabupaten Jepara.

Dalam sambutannya, Ali Hidayat menekankan pentingnya peningkatan kompetensi guru untuk menyongsong generasi emas Indonesia tahun 2045.

Baca Juga: PGSD Universitas Muria Kudus Jadi Agensi Pelestarian Budaya Lokal di Pentas Nasional

"Guru adalah ujung tombak keberhasilan pendidikan. Untuk itu, transformasi kompetensi guru melalui pendidikan lanjutan seperti Program Magister Pendidikan Dasar sangat dibutuhkan agar kualitas pembelajaran dapat ditingkatkan secara signifikan," ujarnya.

Menurut Ali, guru tidak cukup hanya menguasai materi pelajaran, tetapi juga perlu memiliki kemampuan olah pikir, olah raga, dan olah rasa.

Tiga komponen ini menjadi pilar penting dalam membentuk karakter dan daya nalar peserta didik.

Dalam konteks ini, pendidikan lanjutan dapat menjadi katalisator untuk membekali guru dengan keterampilan pedagogik modern, pendekatan inovatif, serta wawasan global.

Lebih lanjut ia juga menyampaikan, suasana pembelajaran yang menarik dan menyenangkan sangat dibutuhkan agar peserta didik tidak hanya belajar secara kognitif, tetapi juga terlibat secara afektif dan psikomotorik.

"Kelas yang hidup akan melahirkan siswa yang aktif dan kreatif. Maka, guru harus menjadi fasilitator yang mampu menciptakan ekosistem belajar yang inspiratif," tambahnya.

Ali juga memberikan apresiasi tinggi terhadap Program MPD UMK yang telah terakreditasi UNGGUL dan menyediakan layanan perkuliahan yang berkualitas serta humanis.

Ia mendorong para guru di Kabupaten Jepara untuk tidak ragu menempuh pendidikan lanjutan di UMK demi meningkatkan profesionalisme dan mutu pengajaran.

Sesi berikutnya disampaikan oleh Dr. Fina Fakhriyah, M.Pd. yang memaparkan materi dengan tajuk "Transformasi Guru dalam Kerangka Technological Pedagogical Content Knowledge (TPACK)".

Dalam paparannya, Dr. Fina menjelaskan bahwa kompetensi guru masa kini tidak hanya berlandaskan pada pedagogik dan konten, tetapi juga harus mencakup kemampuan teknologi.

"TPACK adalah pendekatan integratif yang menggabungkan penguasaan materi ajar, strategi pengajaran, dan pemanfaatan teknologi dalam satu kesatuan kompetensi yang utuh," ungkap Dr. Fina.

Ia menambahkan bahwa dengan menguasai TPACK, guru mampu menyesuaikan materi pembelajaran sesuai kebutuhan peserta didik di era digitalisasi.

Dr. Fina juga menyoroti pentingnya pembelajaran diferensiatif, adaptif, dan inklusif.

Menurutnya, peran guru saat ini harus mampu mendesain proses belajar yang memperhatikan keragaman karakteristik siswa, termasuk mereka yang memiliki pemenuhan khusus. "Kualitas pembelajaran yang bermutu terletak pada bagaimana guru merespons kebutuhan belajar siswa secara manusiawi dan profesional," tandasnya.

Baca Juga: Pendekatan Seni Karawitan untuk Disabilitas Mental: Langkah Nyata dan Humanis dari Universitas Muria Kudus

Ia memaparkan bahwa Program MPD UMK telah menghadirkan berbagai inovasi dalam kurikulum yang berorientasi pada pengembangan pedagogik masa depan.

Pengajaran dilakukan oleh dosen-dosen berkualitas, termasuk pengajar dari luar negeri dan profesor-profesor berpengalaman di bidang pendidikan dasar.

Hal ini memberikan keuntungan besar bagi mahasiswa dalam memperoleh wawasan global dan keterampilan praktis.

Kuliah tamu ini menjadi bukti nyata sinergi antara akademisi dan praktisi dalam meningkatkan kualitas pendidikan di tingkat daerah.

Kepala Dinas Dikpora Ali Hidayat menyampaikan komitmennya untuk mendukung kolaborasi antara pemerintah daerah dengan perguruan tinggi dalam membangun SDM pendidikan yang unggul.

Acara ini juga menjadi ruang strategis untuk merefleksikan kembali tantangan yang dihadapi oleh para guru di lapangan.

Dalam sesi dialog terbuka, beberapa guru mengungkapkan kendala yang mereka alami, mulai dari keterbatasan fasilitas teknologi di sekolah, beban administratif, hingga kesenjangan akses terhadap pelatihan profesional berkelanjutan.

Menanggapi hal tersebut, Dr. Fina menyampaikan bahwa MPD UMK memiliki solusi yang aplikatif melalui program pengabdian masyarakat dan pelatihan berbasis sekolah.

"Kami ingin menjadi bagian dari solusi, bukan hanya mencetak lulusan, tetapi juga memberikan pendampingan langsung ke sekolah-sekolah," tegasnya.

Program Magister Pendidikan Dasar Universitas Muria Kudus telah menjelma menjadi salah satu institusi unggulan yang tidak hanya memberikan pengajaran akademis, tetapi juga membentuk agen-agen perubahan dalam dunia pendidikan.

Dengan akreditasi UNGGUL dan jejaring luas dengan institusi pendidikan internasional, MPD UMK menawarkan pengalaman belajar yang adaptif dan berorientasi masa depan.

"Kami percaya bahwa guru yang hebat tidak hanya dilahirkan, tetapi dibentuk melalui proses belajar yang terus-menerus dan kontekstual. Oleh karena itu, program kami dirancang untuk menjawab tantangan pendidikan di era revolusi industri 4.0," ungkap Dr. Fina.

Dalam konteks ini, MPD UMK juga menawarkan kurikulum yang responsif terhadap isu-isu pendidikan terkini, termasuk penguatan pendidikan karakter, pendekatan berbasis proyek, penggunaan media digital, hingga pembelajaran berbasis riset tindakan kelas (PTK).

Beberapa peserta dalam mengungkapkan apresiasi atas penyelenggaraan kuliah tamu ini.

Heni Suci Lestari, guru SDN di Kecamatan Pecangaan Jepara menyatakan, acara tersebut membuka wawasannya tentang pentingnya pendidikan lanjutan.

“Banyak hal baru yang saya pelajari, terutama tentang TPACK dan pendekatan pembelajaran yang adaptif," katanya.

Sementara itu, Dian Amperiana, S.Pd., guru SD di Kecamatan Bangsri Jepara mengungkapkan niatnya untuk melanjutkan studi ke Program MPD UMK setelah mengikuti kegiatan ini. "Saya yakin, dengan pendidikan lanjutan, saya bisa meningkatkan kualitas mengajar saya dan memberikan yang terbaik untuk siswa-siswa saya," ujarnya penuh semangat.

Kuliah tamu ini menjadi tonggak penting dalam memperkuat visi pendidikan yang inklusif, humanis, dan profesional di Kabupaten Jepara.

Transformasi kompetensi guru tidak hanya menjadi kebutuhan, tetapi keniscayaan dalam menjawab tantangan abad ke-21.

Program Pascasarjana MPD Universitas Muria Kudus tampil sebagai jawaban atas kebutuhan tersebut, dengan pendekatan akademik yang kuat, dukungan tenaga pengajar mumpuni, dan jejaring kolaboratif lintas daerah dan negara.

Dengan semangat "sinau bareng", acara ini tidak hanya menumbuhkan kesadaran baru di kalangan pendidik, tetapi juga menjadi jembatan untuk membangun masa depan pendidikan yang lebih cerah dari daerah untuk Indonesia. (aro/bis)

 

Editor : H. Arif Riyanto
#PGRI #universitas muria kudus #Pascasarjana UMK #kuliah tamu