RADARSEMARANG.ID - Nama Eks Panglima TNI Andika Perkasa resmi mendapat rekomendasi maju sebagai calon gubernur Jawa Tengah pada Pilkada 2024.
Rekomendasi tersebut disampaikan dalam Pengumuman Bakal Calon Kepala Daerah atau Wakil Kepala Daerah Tahap 3 dari PDI Perjuangan, pada Senin (26/8).
Dalam penugasannya di Pilgub Jateng, Andika Perkasa berpasangan dengan Eks Walikota Semarang Hendrar Prihadi atau akrab disapa Hendi.
"Jawa Tengah, Jenderal Andika Perkasaa dan Hendrar Prihadi," kata Sekjen PDIP, Hasto Kristyanto di DPP PDIP, Jakarta, Senin (26/8).
Artinya, PDIP akan bertarung tanpa ada koalisi untuk Pilkada di Jateng. Meski tidak koalisi, partai berlogo banteng itu memang bisa mengusung calon sendiri karena meraih suara terbanyak Pileg di Jateng.
Lantas bagaimanakah sebenarnya sepak terjang Andika selama ini? Berikut rangkumannya.
- Andika Perkasa lahir di Bandung pada 21 Desember 1964.
- Andika Perkasa merupakan lulusan Akademi Militer pada 1987.
- Dia mengawali Kariernya di Grup 2/Para Komando Kopassus dan Satuan-81/Penanggulangan Teror (Gultor).
- Pada tahun 2001, Andika Perkasa ditugaskan di Departemen Pertahanan.
- Selanjutnya pada 2002, Andika Perkasa diangkat menjadi Danyon 32 Grup 3/Sandha Kopassus.
- Berkat kinerjanya, Andika kemudian dipromosikan menjadi Rindam Jaya dan memperoleh pangkat kolonel di tahun 2011.
- Selanjutnya, pertengahan 2012, Andika Perkasa diangkat menjadi Komandan Korem 023/kawal Samudera di Sibolga.
- Belum genap setahun menjabat, Andika Perkasa kemudian diangkat menjadi Kepala Dinas Penerangan TNI AD dan meraih pangkat brigadir jenderal (brigjen).
- Lalu pada Oktober 2014, Andika Perkasa diangkat menjadi menjadi Kadispenad kemudian Andika diangkat menjadi Komandan Pasukan Pengaman Presiden (Paspampres).
- Selanjutnya pada awal 2018, Andika Perkasa diangkat menjadi Komandan Komando Pembinaan Doktrin, Pendidikan, dan Latihan (Dandiklat) TNI AD.
- Masih di tahun yang sama, tepatnya Juli 2018 Andika diangkat menjadi Panglima Kostrad (Pangkostrad) menggantikan Letjen Agus Kriswanto.
- Andika kemudian diangkat menjadi Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) menggantikan Jenderal TNI Mulyono.
- Tak hanya itu, Andika juga mendapatkan kenaikan pangkat menjadi bintang empat atau jenderal.
- Puncak karier Andika di militer yakni ketika dia diangkat menjadi Panglima TNI untuk menggantikan Marsekal Hadi Tjahjanto.
- Kini setelah pensiun dari TNI, Andika pun terjun ke politik dengan bergabung menjadi kader PDI Perjuangan.
Andika Perkasa yang berpasangan dengan Hendrar Prihadi, akan bertarung melawang Ahmad Luthfi dalam Pilgub Jawa Tengah.
Meski begitu, sosok Andika Perkasa yang mendapat tugas dalam Pilkada Jateng dinilai sepadan dengan lawannya, yakni Ahmad Luthfi. (dev/bas)
Editor : Baskoro Septiadi