Berita Semarang Raya Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Event Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Foto Jateng

Viral Diduga Napi Kasus Narkoba Berbuat Mesum di Ruang Lapas, Kadivpas Kemenkumham Jateng Beri Respons Begini

Ida Fadilah • Jumat, 19 April 2024 | 22:54 WIB

 

Kepala Divisi Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Jawa Tengah, Kadiyono memberikan keterangan, Jumat (19/4/2024). IDA FADILAH/JAWA POS RADAR SEMARANG
Kepala Divisi Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Jawa Tengah, Kadiyono memberikan keterangan, Jumat (19/4/2024). IDA FADILAH/JAWA POS RADAR SEMARANG

RADARSEMARANG.ID, Semarang - Beredar video seorang pria diduga napi melakukan tindakan mesum di sebuah ruangan di lembaga pemasyarakatan.

Di belakang tempat mesum tersebut terdapat papan dengan logo pengayoman.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Semarang, lokasi tersebut diduga berada di Lapas Pati.

Adapun pria tersebut merupakan salah seorang narapidana kasus penyalahgunaan narkoba berinisial JS.

Saat ini sudah dipindahkan ke Lapas Kelas I Semarang.

Mengenai video tersebut, Kepala Divisi Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Jawa Tengah, Kadiyono mengatakan akan membentuk tim.

"Tentunya kami akan menelusuri kebenarannya dari video tersebut. Akan kami bentuk tim dan cek dimana, gitu kan. Sekali lagi, ketemu dengan teman-teman ini memberikan informasi seperti itu kan bagian dari mitra kerja," ujarnya ditemui di kantornya, Jumat (19/4/2024).

Kadiyono menyatakan, apabila nantinya setelah ditelusuri dengan tim, dilakukan pengecekan dan klarifikasi, jika memang ada indikasi pelanggaran akan dikenakan sanksi sesuai ketentuan yang berlaku di pemasyarakatan.

Mengenai lokasi mesum tersebut pihaknya belum mengetahui.

Begitupun dengan sosok pria yang ada di video tersebut, pihaknya belum bisa memastikan jika dia merupakan narapidana di Jawa Tengah.

"Kami belum tahu makanya akan kami cek, kami telusuri, nanti kami bentuk tim terkait video tersebut," tegasnya lagi.

Kadiyono menambahkan, penelusuran yang dilakukan tidak ditargetkan kapan.
Namun, ia berharap bisa secepatnya mendapatkan hasil.

"Kalau bisa cepat ya secepatnya, tapi jangan sampai kalau tim bekerja tergesa-gesa justru nanti hasilnya tidak baik," tambahnya.

Soal bilik asmara, ia menyebut tidak ada. Bukan hanya di Jawa Tengah, di Indonesia juga tidak ada fasilitas tersebut. (ifa/bas)

Editor : Baskoro Septiadi
#mesum #lembaga pemasryarakatan #Video #Napi