RADARSEMARANG.ID, JATENG - Pasangan capres-cawapres nomor urut 2 Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka membuka peluang mendongkel dominasi Ganjar Pranowo-Mahfud MD sekaligus PDIP di Jawa Tengah (Jateng).
Dukungan masif dari berbagai lapisan masyarakat di Jateng membuat Prabowo-Gibran makin kuat.
Peneliti Citra Institute, Efriza mengatakan, derasnya dukungan masyarakat Jateng kepada Prabowo-Gibran terbukti menggembosi perolehan suara Ganjar-Mahfud MD dan PDIP.
Baca Juga: Duet Pemimpin Kinerja Terbaik, Prabowo-Gibran Kuat Raih Dukungan Masyarakat
Menurutnya, Prabowo-Gibran mempunyai peluang untuk bisa meraup suara mayoritas masyarakat Jateng.
“Ini menunjukkan pola grendel yang diterapkan oleh PDIP tidak dapat menjadi formula ampuh, sehingga masih mudah dirembesi oleh pasangan Prabowo-Gibran,” kata Efriza, dalam keterangannya.
Dukungan masyarakat Jateng kepada Prabowo-Gibran belakangan semakin mencuat.
Berbagai elemen masyarakat solid mendukung Prabowo-Gibran dibandingkan Ganjar-Mahfud hingga PDIP.
Hal itu dibuktikan dengan lahirnya gerakan dari para relawan Gemoy, Asoy, Santuy, Poll Bersama Prabowo-Gibran atau Gaspoll Bro di Jateng dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
Gerakan Gaspoll Bro tersebut menjadi cerminan solidnya dukungan akar rumput kepada Prabowo-Gibran.
Baca Juga: Duet Pemimpin Kinerja Terbaik, Prabowo-Gibran Kuat Raih Dukungan Masyarakat
Gerakan Gaspoll Bro terbukti memengaruhi perolehan elektabilitas Prabowo-Gibran di Pilpres 2024, khususnya di wilayah Jateng.
Seperti dari data terbaru yang dirilis Indikator Politik Indonesia periode 23 November – 1 Desember 2023, Prabowo-Gibran memperoleh lonjakan dukungan.
Tercatat dari survei tersebut, di periode 27 Oktober – 1 November 2023, dukungan masyarakat Jateng ada di angka 18,0 persen. Kemudian, dukungan itu melesat menjadi 35,3 persen di periode 23 November – 1 Desember 2023.
Oleh karena itu, Efriza menegaskan, perlahan namun pasti Prabowo-Gibran terus mengikis perolehan suara Ganjar-Mahfud MD dan PDIP di Jateng.
Adanya kekecewaan dari masyarakat Jateng kepada Ganjar juga disinyalir semakin merosotnya elektabilitasnya di Pilpres 2024.
Baca Juga: Prabowo Sosok Capres Tegas dan Lugas: Unggul Debat Bahas HAM
“Meski PDIP diyakini tetap kuat karena ini basisnya, Jawa Tengah kandang banteng, tetapi ini tamparan besar, miris, bahwa dua periode Ganjar sebagai Gubernur Jawa Tengah, ternyata malah tidak mendapatkan kepercayaan masyarakat secara mutlak,” tandasnya. (web/ikl/isk)
Editor : Tasropi