Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Pemain Timnas U-22 Asal Jateng Diundang Khusus Gubernur Jateng, Begini Reaksi Ganjar Pranowo

Agus AP • Selasa, 23 Mei 2023 | 16:56 WIB
Empat pemain timnas saat bertemu Gubernur Jateng Ganjar Pranowo di rumah dinas Puri Gedeh. (NURCHAMIM/JAWA POS RADAR SEMARANG)
Empat pemain timnas saat bertemu Gubernur Jateng Ganjar Pranowo di rumah dinas Puri Gedeh. (NURCHAMIM/JAWA POS RADAR SEMARANG)
RADARSEMARANG.ID, Semarang – Amiruddin Bagas Kaffa, bek kanan Timnas Indonesia U-22 tiba di rumahnya di Dukuh Sindas, Desa Pancuranmas, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang, Senin (22/5) sekitar pukul 10.00, kemarin. Kedatangan Bagas bersama saudara kembarnya Amiruddin Bagus Kahfi. Setelah istirahat sebentar, Bagas Kaffa bersama keluarganya langsung berziarah ke makam kakek dan neneknya.

Alhamdulillah sangat senang bisa kembali ke rumah, dan bisa bertemu serta berkumpul bersama orang tua dan keluarga,” ujar Bagas Kaffa saat ditemui Jawa Pos Radar Semarang di kediamannya.

Bagas mengatakan, untuk saat ini dirinya hanya ingin meluangkan waktunya bersama keluarga, sekaligus penyegaran usai mengarungi kompetisi Liga 1 musim lalu dan SEA Games Kamboja.

Ditambahkan, dirinya mendapatkan libur tambahan dari manajemen Barito Putera dan tim pelatih. “Saya harus latihan lagi dan gabung dengan tim 29 Mei, dan untuk Bagus lebih awal sekitar 24 atau 25 Mei latihan di Asteras Tripolis Yunani,” katanya.

Ia mengaku, untuk kondisi luka robek pada bibir saat pertandingan final melawan Thailand sudah mulai membaik. Ia optimistis, saat kembali bersama tim Barito Putera sudah dalam kondisi prima dan siap untuk kembali berlatih.

Sebelum pulang, ia juga menyempatkan waktu untuk berlibur selama dua hari di Pulau Bali. “Kemarin sebelum pulang ke rumah, saya juga menyempatkan waktu untuk berlibur ke Bali selama dua hari untuk refreshing dan menyusul Bagus Kahfi yang sudah terlebih dahulu ke Bali,” terangnya.

Ayah Bagas Kaffa, Yuni Puji Istiyono mengaku senang dengan kepulangan sang anak setelah berhasil membawa medali emas SEA Games 2023 ke Indonesia. Ia menyampaikan, untuk penyambutan Bagas Kaffa ke rumah dilakukan secara sederhana.

“Tadi setelah Bagas sampai, langsung saya ajak untuk berkunjung ke makam kakek dan neneknya untuk ziarah. Setelah itu, hanya syukuran kecil-kecil bersama keluarga dan tetangga sekitar,” terangnya.

Yuni juga berpesan kepada Bagas dan Bagus untuk selalu rendah hati, selalu fokus, semangat, dan giat berlatih. Juga selalu berusaha semaksimal mungkin. “Insya’Allah semoga bisa bermanfaat untuk keluarga, masyarakat, dan bangsa Indonesia,” ujarnya.

Kemarin petang pukul 18.40, Bagas bersama tiga pemain timnas dari Jateng diundang khusus oleh Gubernur Jateng Ganjar Pranowo di rumah dinas Puri Gedeh. Mereka adalah Ernando Ari Sutaryadi, Alfeandra Dewangga, dan Ilham Rio Fahmi. Sedangkan Pratama Arhan yang langsung terbang ke Jepang dihubungi melalui sambungan telepon.

Kedatangan pahlawan sepakbola Indonesia ini disambut hangat Ganjar. Tanpa ada jarak, mereke bercengkrama dan curhat terkait SEA Games 2023. Mulai dari persiapan, saat pertandingan, dan setelah laga.

"Teman-teman ini saya kedatangan anak-anak yang menggemparkan dunia, menggemparkan ASEAN, menggemparkan Indonesia, anak-anak yang keren," kata Ganjar.



Suami dari Siti Atiqoh ini pun bertanya terkait persiapan para atlet sebelum melawan Thailand di final. Sekaligus siapa yang pertama dihubungi saat dinyatakan menang.

"Di balik kesuksesan anak-anak banyak dukungan dari berbagai pihak terlebih khusus keluarga, ibunya, ada yang sampai lari-lari ngambil handphone setelah selebrasi menelpon ibunya," imbuhnya.

Ganjar mengaku para atlet yang mengharumkan nama bangsa ini sangat hebat. Di Jateng ada 40 atlet yang mendapat medali. Menurutnya, mereka adalah harapan masa depan pemerintah. Salah satu atlet Ilham Rio Fahmi bahkan bercita-cita ingin menjadi PNS.

"Dari Jawa Tengah 40 lebih mendapatkan medali. Jadi, artinya ada harapan masa depan yang pemerintah siapkan, di antaranya kepengin jadi PNS. Maka penting kemudian kita memberikan semacam reward penghargaan kepada mereka untuk mendapatkan profesi baik di masa depan, dan ini menginspirasi yang lain untuk bisa motivasi berprestasi," katanya.

Pihaknya berpesan kepada para atlet agar terus berjuang dan mempunyai mental yang kuat. Ganjar juga berterima kasih kepada perguruan tinggi yang memberikan beasiswa pada para atlet untuk terus melanjutkan pendidikannya.

"Alhamdulillah dapat beasiswa semua. Terimakasih yang memberikan sekolah gratis tadi ada dari USM, ada di Udinus diberi kuliah gratis," tandasnya.

Tidak hanya bercerita terkait SEA Games dan perjuangan mereka sejak kecil. Pratama Arhan yang dihubungi melalui telepon justru curhat mengenai jalan rusak di desanya, Blora.

Punggawa Timnas Ilham Rio Fahmi juga curhat terkait persiapannya dalam laga final melawan Thailand. Bersama pemain lain, Ilham menulis surat di kertas yang ditempel di kamarnya. "Kita tulis di kertas keinginan untuk jadi motivasi biar terus semangat," ungkapnya.

Pria asal Banjarnegara ini juga senang bisa bertemu dengan Gubernur Jateng Ganjar Pranowo. Apalagi diundang secara khusus untuk datang ke rumah dinasnya. "Senang, nggak menyangka bakal ketemu orang nomor satu di Jateng," katanya. (rfk/kap/aro) Editor : Agus AP
#GANJAR PRANOWO #top #Alfeandra Dewangga #Ernando Ari Sutaryadi #Ilham Rio Fahmi #Timnas Indonesia U-22 #Bagus Kahfi