Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Batas Terakhir Pelunasan, Baru 88 Persen Jamaah Jateng yang Lunasi Biaya Haji

Agus AP • Jumat, 5 Mei 2023 | 20:35 WIB
Paryono salah satu calon jamaah haji melihat pengumuman pemberangkatan haji tahun 2022 di Kantor Kemenag Kabupaten Magelang, Senin (9/5) pagi. (LUQMAN SULISTIYAWAN/JAWA POS RADAR SEMARANG)
Paryono salah satu calon jamaah haji melihat pengumuman pemberangkatan haji tahun 2022 di Kantor Kemenag Kabupaten Magelang, Senin (9/5) pagi. (LUQMAN SULISTIYAWAN/JAWA POS RADAR SEMARANG)
RADARSEMARANG.ID, Semarang - Hari ini, Jumat (5/5) batas akhir untuk pelunasan biaya haji. Sedangkan calon jamaah haji di Jawa Tengah baru 88 persen atau 26.587 orang yang melakukan pelunasan.

Kepala Bidang Penyelenggara Haji dan Umrah (PHU) Kanwil Kemenag Jateng, Fitriyanto mengatakan pelunasan biaya haji sampai saat ini masib berjalan. Berdasarkan data pada Kamis, (4/5) kemarin, sebanyak 88 persen jamaah haji telah melakukan pelunasan, atau setara dengan 26.587 orang.

"Yang sudah melunasi 26.587 dari total 30.013 jamaah kita," kaya Fitriyanto saat ditemui di Kanwil Kemenag Jateng, Jumat (5/5).

Ia menambahkan calon jamaah haji masih mempunyai waktu untuk bisa melakukan pelunasan hingga pukul 16.00.

"Hari ini masih ada proses pelunasan, nanti kita lihat jam 4 berapa persen nanti kita laporkan ke pusat, nah nanti tinggal perlu di perpanjangan apa tidak," imbuhnya.

Fitriyanto mengaku apabila calon jamaah haji masih ada yang belum melakukan pelunasan. Kemungkinan akan di perpanjang.

"Kalau biasanya ada (tambahan waktu pelunasan), tapi ini waktunya kan sudah mepet nah kita menunggu dari pusat apakah akan ada penambahan waktu lagi apa tidak? Supaya nanti bisa 100 persen, kan sayang kalau tidak tercapai 100 persen," akunya.

Bagi jamaah yang belum melunasi biaya akan ditunda keberangkatan pada tahun depan. Sedangkan untuk memenuhi kuota, kata dia, calon jamaah yang gagal berangkat akan digantikan dengan cadangan.

"Nanti kita ambilkan cadangan bawahnya, kan ada cadangan 10 persen. Mereka juga sudah melunasi, sudah siap berangkat, tapi jatahnya tahun besuk, tapi sudah kita beri kesempatan melunasi tahun ini. Sehingga nanti kalau ini ndak penuh, cadangan tinggal kita naikkan, bisa berangkat," ungkapnya.



Pihaknya juga telah telah melakukan persiapan keberangkatan haji. Salah satunya dengan menyiapkan asrama yang telah diperiksa oleh tenaga medis. Nantinya di Jateng akan terbagi menjadi 86 kloter. Kemudian digabungkan dengan embarkasi Solo dan Yogyakarta. Totalnya 95 kloter."Nanti ada 95 kloter berangkat dari embarkasi solo," ujar Fitriyanto.

Masing-masing kloter akan ada tambahan 5 petugas. Terdiri dari ketua kloter, pembimbing ibadah, dokter, dan perawat. Keberangkatan pertama dari Kabupaten Grobogan pada 23 Mei 2023 mendatang.

"Jamaah insyaallah masuk asrama pertama kali tanggal 23 Mei, terbangnya tanggal 24 Mei. Begitu pula jateng tanggal itu juga, Insyaallah dari Kabupaten Grobogan yang akan berangkat," akunya.

Fitriyanto juga mengimbau pada calon jamaah yang akan menunaikan ibadah haji untuk menjaga kesehatan. Terlebih di Jateng ada 30 persen calon jamaah lanjut usia (lansia) yang akan berangkat. Sedangkan 1.519 calon jamaah haji dengan umur 84-103 tahun menjadi lansia prioritas.

"Yang lansia di atas 65 tahun itu 10.500 orang dari total 30 ribu (kuota haji), berarti kan 30 persen," pungkasnya. (kap/bas) Editor : Agus AP
#haji jateng #CALON JAMAAH HAJI #pelunasan biaya haji #Haji