Terungkap! Motif Dugaan Pembunuhan Mozza, Pacar Cemburu Lihat Chat dengan Pria Lain

Muhammad Hariyanto • Dipublikasikan Jumat, 4 September 2026 | 20:51 WIB
Penampakan rumah kos yang diduga sebagai tempat pembunuhan, korban Mozza gadis Kabupaten Semarang
Penampakan rumah kos yang diduga sebagai tempat pembunuhan, korban Mozza gadis Kabupaten Semarang

RADARSEMARANG.ID, Semarang - Temuan kerangka di tebing Jalan Tol Jangli Kota Semarang diduga ada kaitannya dengan seorang gadis warga Kabupaten Semarang yang dilaporkan hilang pada 2025 silam.

Gadis tersebut bernama Mozza Axilliq Gunarsa, 18, warga Gabungan, Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang.

Mozza sempat dilaporkan hilang ke Polres Semarang lantaran sudah tidak pulang sembilan hari sejak keluar rumah pada Rabu (25/6/2025).

Baca Juga: Kasus Orang Hilang di Bergas Terungkap, Kerangka Ditemukan di Lereng Tol Jangli

Kemudian, proses penyelidikan berhasil menangkap satu orang terduga pelakunya oleh pihak kepolisian. Pria terduga tersebut tak lain teman dekat Mozza alias pacar.

Informasi yang diperoleh, dugaan pembunuhan ini dilakukan di sebuah rumah kos diwilayah Kecamatan Candisari, Kota Semarang.

Lokasi rumah kos tersebut juga telah didatangi anggota Reskrim Polrestabes Semarang guna keperluan proses lebih lanjut penanganan kasus ini.

Penelusuran yang dilakukan Jawa Pos Radar Semarang, lokasi rumah kos tersebut persis di persimpangan ditengah perkampungan, seberang rumah kos tersebut terdapat bangunan Pos Kamling.

Menurut warga sekitar yang enggan disebutkan namanya, mengakui lokasi rumah kos yelah didatangi sejumlah orang diduga anggota kepolisian namun tidak berpakaian dinas.

Namun demikian, perempuan yang tinggal berdekatan ini tidak mengetahui persis kedatanganya sejumlah orang tersebut.

"Iya tadi ada disitu di Pos Kamling. Dengar-dengar informasinya ada kasus pembunuhan. Tapi pembunuhan dimana saya kurang tau. Rumah kos situ juga tidak ada keributan apa-apa," katanya.

Warga sekitar lainnya tak ada yang mengetahui secara persis kedatangan anggota kepolisian berpakaian preman tersebut.

Bahkan tak ada pemasangan police line yang terpasang di rumah kos bertingkat ini.

Baca Juga: Dua Nyawa Melayang Tertimpa Pohon di Pandanaran, Pemkot Semarang Bilang Begini

Sementara, Kasat Reserse PPA dan PPO Polrestabes Semarang, Kompo Ni Made Sriniti mengakui lokasi penemuan kerangka dan dugaan pembunuhan tersebut berada di wilayah hukum Polrestabes Semarang.

Pihaknya juga mengaku telah berkoordinasi dengan Polres Semarang dalam penanganan kasus ini.

"Dugaan kuat masih ada, ada dugaan upaya," ungkapnya kepada Jawa Pos Radar Semarang, Jumat (4/9/2026).

Kerangka tersebut ditemukan di tebing di tepi jalan tol wilayah Jangli Kota Semarang. Proses evakuasi kerangka tersebut juga membutuhkan tenaga ekstra mengingat medan lokasi yang sulit, kemiringan dengan menjorok ke bawah menuju dasar sejauh sekitaran 60 meter.

"Kalau untuk ciri-ciri sudah sesuai, tinggi badannya juga sesuai. Nah, ini masih proses DNA-nya diambil juga sama pihak rumah sakit. Memang ciri-cirinya kuat itu," ujarnya.

Terkait dugaan pembunuhan ini, Kompol Ni Made juga menyebut ada satu orang yang diamankan dan diduga kuat sebagai pelaku dugaan pembunuhan tersebut. Pihaknya menyebut, terduga pelakunya merupakan sang pacar.

"Pelakunya satu orang, teman dekat warga sekitaran wilayah Jawa Tengah, kerja swasta," jelasnya. 

Terkait upaya pengurangan nyawa Mozza, Kompol Ni Made menyebut dilakukan disebuah rumah kos di Kota Semarang Pihaknya juga tidak menampik rumah kos tersebut berada di wajah Candisari. 

"Iya, diduga dibunuh dengan cara dibekap," bebernya.

Selanjutnya, jenasah Mozza dimasukan ke dalam sarung dan dibawa dibuang ke lokasi tebing Jalan Tol Jangli. Namun, jasad tersebut tidak sampai dasar, karena menyangkut batang pohon.

"Jenazah nya itu diikat terus dimasukin ke karung itu dibungkus sarung terus dilempar ke jurang itu," katanya.

Baca Juga: Kasus Orang Hilang Berujung Penemuan Kerangka, Polisi Amankan Terduga Pelaku

Terkait motif dugaan pembunuhan ini, Kompol Ni Made membeberkan, pelaku merasa cemburu dengan korban yang dituduh ada kedekatan dengan orang lain.

"Pelaku cemburu ke korban. Korban ini ada chatting-an dari cowok lain, terus pelakunya cemburu, emosi," bebernya.

Sekarang ini, pihaknya masih berkoordinasi dengan Polres Semarang terkait langkah selanjutnya dalam penanganan ungkap kasus ini.

Kompol Ni Made menyebut, sekarang ini juga belum ada pelimpahan resmi penanganan kasus ini ke Polres Semarang.

"Ini belum limpahan resmi ke saya. Jadi kita belum berani ngomong secara mendalam," pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan, kepolisian berhasil mengungkap kasus pembunuhan. Jasad korban ditemukan di tebing tol Jangli Kota Semarang. Namun, kondisinya sudah tinggal tulang. (mha)

Editor : Baskoro Septiadi
pembunuhan mozza kerangka mozza temuan kerangka tebing tol Semarang berita pembunuhan Semarang hari ini Pembunuhan semarang