RADARSEMARANG.ID, Semarang - Ari Yulianto, 22 diamankan oleh Polisi karena melakukan tindak kekerasan seksual kepada bocah 7 tahun bernama K, warga Gayamsari Semarang.
Pelaku yang juga paman korban diamankan di tempat pemakaman umum (TPU) Rabu (18/10/2023). Penangkapan ini setelah kepolisian melakukan penyelidikan adanya informasi seorang bocah meninggal dengan kondisi tidak wajar saat dilarikan ke rumah sakit Pantiwilasa Semarang, Selasa (17/10/2023) sekitar pukul 18.00.
"Dimana ditemukan adanya luka pada bagian kemaluan dan bagian anus dari korban. Dari hal tersebut kemudian piket Inafis berkoordinasi dengan Resmob Polrestabes Semarang maupun Polsek Gayamsari untuk menindaklanjuti hal tersebut," ungkap Kasatreskrim Polrestabes Semarang, AKBP Donny S Lumbantoruan, kepada Jawa Pos Radar Semarang, Kamis (19/10/1/2023).
Penyelidikan selanjutnya, kepolisian mengamankan saksi-saksi dalam hal ini adalah keluarga terdekat korban. Yaitu ibu bapak dan paman korban. Kala itu, ibu dan bapak korban masih berada di rumah sakit Pantiwilasa.
Dari situ, lanjut Kasatreskrim mengatakan kemudian akhirnya berhasil mengungkap kasus tersebut. Sekarang ini, pelaku masih mendekam diruang tahanan Mapolrestabes Semarang, untuk dilakukan proses hukum selanjutnya.
"Tersangka sebetulnya mengikuti atau mengantarkan ke rumah sakit, kemudian ketika korban dinyatakan meninggal dunia di rumah sakit pada saat itu si paman korban bertugas untuk menyiapkan pemakaman dan memberitahu keluarga bahwa keponakannya meninggal," bebernya.
Korban meninggal dengan tidak wajar, Selasa (17/10/2023) sekitar pukul 20.00. Korban diduga telah menjadi korban kekerasan seksual.
Sebelum meninggal, korban mengalami lemas dan tidak sadar kan diri rumahnya, sekitar pukul 16.00. Merasa khawatir, kemudian korban dibawa kedua orang tuanya ke rumah sakit Pantiwilasa Citarum Semarang, sekitar pukul 16.30.
"Kemudian si paman ini kita amankan di pemakaman dan kita lakukan langkah interogasi terhadap masing-masing. Sementara inafis melakukan olah TKP di TKP," sambungnya. (mha/bas)