Sejumlah jam dinding jadul terpasang dengan rapi. Meski barang lawas, tetapi semua masih terlihat bagus. Sementara di etalase, terlihat ratusan jam tangan. Semua tertata rapi.
Ada jam tangan dengan model kulit, stainless, rubber dan bahkan jam tangan dengan rantai. Sebagian merupakan produk jam tangan kuno. Tetapi masih berfungsi normal.
Itulah koleksi Taufik Hidayat warga Banyumanik Kota Semarang. Ia mengakui hobinya berawal saat mengurus bapaknya. Kemudian saat membongkar lemari melihat jam Seiko 5 milik sang ayah.
Dari situ, ia kemudian memutuskan mengoleksi jam kuno. Tepatnya tahun 2006. Perjalan yang dilalui tidak mudah. Bahkan, sempat merugi di atas 50 juta. Tetapi semua itu tidak lantas membuatnya menyerah.
Justru menjadi pemicu untuk terus mendapatkan koleksi jam lawas. "Sempat juga hunting jam di berbagai daerah. Pokoknya mencari jam lawas," akunya kepada Jawa Pos Radar Semarang.
Ia mengaku ada kepuasan sendiri ketika mendapatkan jam buruannya. Karena koleksinya cukup banyak, ia lantas memposting foto-foto jam miliknya di blog.
Sekaligus sebagai sebagai arsip koleksi pribadi. Tapi lambat laun, ternyata banyak peminat dan bermaksud untuk membelinya.
"Dulu koleksi yang buat sendiri, karena semua ada sejarah masing-masing. Tapi karena banyak yang bertanya akhirnya mulai melepas beberapa koleksi tahun 2008," ujarnya.
Selama mengoleksi, Jam Rolex GMT tipe 16710 buatan tahun 2003 full set terjual sebesar Rp 165 juta. Tetapi beberapa item jam kuno yang tidak dijual, hanya disimpan.
Karena ada beberapa item jam kuno yang setiap tahunnya harganya naik seperti investasi. Seperti rolex yang harganya mahal.
“Jam warisan ayah saya pernah ditawar dengan harga tidak masuk akal. Tapi tetap tidak saya jual karena itu peninggalan orang tua dan ada nilai sejarahnya," tambahnya.
Taufik mengaku terus berburu koleksi jam kuno. Sekarang, ia memanfaatkan media sosial untuk menari barang dan menjualnya.
Bahkan ikut dalam komunitas jam tangan kuno Pecinta Arloji Kuno Indonesia (PAKI). Wadah untuk semua kolektor, pedagang, penggemar jam di seluruh Indonesia.
"Semua jenis jam kuno, model dan produksi dari berbagai negara saya koleksi. Sekarang ada kisaran 1000 lebih," tambahnya. (mg3/mg4/fth) Editor : Agus AP