Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Sosok Gus Irfan yang Menjadi Menteri Haji dan Umrah, Ternyata Cucu Pendiri Nahdlatul Ulama NU

Falakhudin • Jumat, 29 Agustus 2025 | 12:31 WIB
Sosok Gus Irfan yang Menjadi Menteri Haji dan Umrah Ternyata Cucu Pendiri Nahdlatul Ulama (NU)
Sosok Gus Irfan yang Menjadi Menteri Haji dan Umrah Ternyata Cucu Pendiri Nahdlatul Ulama (NU)

 

RADARSEMARANG.ID — Kepala Badan Penyelenggara Haji (BP Haji) Mochamad Irfan Yusuf (Gus Irfan) disebut Komisi VIII DPR akan menjadi Menteri Haji. 

Komisi VIII DPR RI menggelar rapat kerja bersama Menteri Agama, Kepala BP Haji, dan Kepala BPKH di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta (26/8/2025).

Rapat ini membahas laporan evaluasi dan pertanggungjawaban keuangan. 

Baca Juga: Selain Hak PPPK Paruh Waktu dapat Tunjangan Keluarga Juga Jabatan

 

Dalam rapat tersebut, Ketua Komisi VIII DPR RI Marwan Dasopang menyapa Kepala BP Haji Mochamad Irfan Yusuf dengan sebutan menteri. 

Sebab, lembaga yang dipimpin Irfan kini menjadi Kementerian Haji dan Umrah, setelah UU Haji disahkan dalam rapat paripurna dua hari lalu.

“Tentu nanti Gus Irfan ya tidak lagi kepala badan, menjadi menteri,” ujar Marwan membuka rapat. 

Kepala Badan Penyelenggara (BP) Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf atau akrab disapa Gus Irfan, disebut-sebut bakal menjadi Menteri Haji dan Umrah setelah lembaga tersebut resmi menjadi kementerian.

 

Kepastian itu menyusul pengesahan Revisi Undang-Undang Haji pada Selasa (26/8).

Isu calon Menteri Haji dan Umrah mencuat dalam rapat evaluasi Haji 2025 di DPR, Rabu (27/8), yang turut dihadiri Gus Irfan dan Menteri Agama Nasaruddin Umar.

Ketua Komisi VIII DPR, Marwan Dasopang, secara terbuka menyebut Gus Irfan sebagai calon menteri pertama untuk memimpin Kementerian Haji.

“Tentu nanti Gus Irfan ya, tidak lagi Kepala Badan, menjadi Menteri Haji,” kata Marwan dalam rapat tersebut.

Gus Irfan dikenal luas sebagai salah satu pengasuh pondok pesantren di Jombang, Jawa Timur. 

Baca Juga: PPPK Paruh Waktu Dapat Tunjangan Seperti PNS Sesuai PP Nomor 11 Tahun 2024?

 

Pria berusia 62 tahun itu lahir dan besar di Jombang.

Ia merupakan putra dari KH Yusuf Hasyim, sekaligus cucu dari pendiri Nahdlatul Ulama (NU), KH Hasyim Asy’ari.

Sejak kecil, Gus Irfan menempuh pendidikan di Jombang, mulai dari sekolah dasar hingga lulus SMPP Jombang (kini SMAN 2 Jombang) pada 1981. 

Ia kemudian melanjutkan studi S1 di Universitas Brawijaya Malang dan menuntaskan pendidikannya pada 1985. 

Tak berhenti di situ, ia juga meraih gelar magister di kampus yang sama.

 

Keterlibatan Gus Irfan di dunia pesantren dimulai pada 1989 ketika ia dipercaya sebagai Sekretaris Umum Pondok Pesantren Tebuireng.

Pengalaman ini membuka jalan baginya untuk memegang sejumlah posisi strategis, di antaranya:

• Komisaris Utama PT BPR Tebuireng (1996-2016)

• Pengasuh Pesantren Al Farros (2006)

• Pengajar AKPER Widyagama Malang (2013-2016)

Selain itu, ia juga menjabat sebagai Wakil Ketua Lembaga Perekonomian NU (LPNU), sebuah posisi penting yang memperluas kiprahnya dalam bidang ekonomi keumatan.

 

Menanggapi hal itu, Irfan mengatakan bahwa dirinya sebagai bagian dari pembantu Presiden Prabowo Subianto, tentunya menyerahkan sepenuhnya kepada presiden yang memiliki hak prerogatif untuk penunjukannya. 

“Itu terserah di Bapak Presiden kita, apakah siapa yang akan jadi pemimpin di Kementerian Haji yang baru ini terserah kepada beliau,” ujar Gus Irfan (27/8/2025).

 

Meski begitu, ia menyatakan siap apabila diberi amanah untuk memimpin kementerian yang baru saja dibentuk menyusul revisi UU Haji tersebut. 

“Kami sebagai pelaksanaannya manut saja, ditugaskan siap, tidak ditugaskan juga siap. Itu memang Principe kami,” ujarnya. 

Profil Gus Irfan ( Mochamad Irfan Yusuf /Sosok Gus Irfan) 

lahir di Jombang, Jawa Timur, 24 April 1962. 

Beliau dikenal sebagai politikus Partai Gerindra yang kini menjabat kepala BP Haji.

 

Riwayat pendidikan Gus Irfan antara lain pendidikan menengah atas di SMPP Jombang (sekarang dikenal sebagai SMA Negeri 2 Jombang) dari tahun 1977 hingga 1981. 

Dia melanjutkan studi ke jenjang perguruan tinggi di Universitas Brawijaya, Malang, dan meraih gelar Sarjana (S1) pada tahun 1985. 

Pada tahun 2000, ia kembali melanjutkan pendidikan pascasarjana di Universitas Brawijaya dan berhasil meraih gelar Magister (S2) pada tahun 2002. 

Baca Juga: Gaji Guru dan Dosen 2026 Naik Baik ASN Maupun Non ASN Berdasarkan RAPBN 2026

 

Selajutnya, Gus Irfan menyelesaikan program Doktoral Manajemen Pendidikan Islam (S3) di Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim /UIN Maliki Malang. 

Dia juga pernah aktif di beberapa organisasi, antara lain RMI Nahdlatul Ulama Jawa Timur (2024-2027) dan Lembaga Perekonomian NU (2015-2016). 

Gus Irfan juga pernah menjadi Sekretaris Umum Pesantren Tebuireng pada 1989-2006. 

Pada Pemilu 2024, Gus Irfan melenggang ke Senayan setelah menjadi caleg dari Partai Gerindra di Daerah Pemilihan (Dapil) Jawa Timur VIII.

 

Dia meraih 77.433 suara. 

Sementara itu, Wakil Menteri Sekretaris Negara (Wamensesneg) Bambang Eko Suhariyanto menuturkan aturan turunan terkait Kementerian Haji sedang difinalisasi bersama Kementerian PAN RB, khususnya menyangkut struktur organisasi dan kepegawaian.

Ia menekankan bahwa mayoritas SDM nantinya akan bermigrasi dari Kementerian Agama dan BP Haji. (fal)

Editor : Baskoro Septiadi
#RMI Nahdlatul Ulama #universitas brawijaya malang #Profil Gus Irfan #Mochamad Irfan Yusuf #UU Haji direvisi #kepala bpkh #Partai Gerindra #Pesantren Al Farros #kementerian haji dan umrah #UU Haji dan Umroh #Riwayat pendidikan Gus Irfan #Bambang Eko Suhariyanto #Kepala BP Haji Mochamad Irfan Yusuf #UU Haji 2025 #Marwan Dasopang #cucu dari pendiri Nahdlatul Ulama #AKPER Widyagama Malang #UIN Maliki Malang #Lembaga Perekonomian NU #Menteri Agama #pesantren tebuireng #pondok pesantren tebuireng #Sosok Gus Irfan #Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim #SMAN 2 Jombang #Kepala BP Haji #kementerian pan rb #Menteri Agama Nasaruddin Umar #menteri haji #calon Menteri Haji dan Umrah #universitas brawijaya #Kementerian Agama #presiden prabowo subianto #UU Haji #UU Haji dan Umrah 2025 #Menteri Haji dan Umrah #PT BPR Tebuireng #menteri pertama untuk memimpin Kementerian Haji #gus irfan #BP Haji #KH Yusuf Hasyim