Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Salam Alifiah Seorang Nelayan Menabung Rp 10 Ribu Per Hari Akhirnya Bisa Naik Haji Tahun Ini

Falakhudin • Kamis, 1 Mei 2025 | 12:02 WIB
Salam Alifiah Seorang Nelayan Menabung Rp 10 Ribu Per Hari Akhirnya Bisa Naik Haji Tahun Ini Caranya
Salam Alifiah Seorang Nelayan Menabung Rp 10 Ribu Per Hari Akhirnya Bisa Naik Haji Tahun Ini Caranya

 

RADARSEMARANG.ID — Kesabaran Salam Alifiah (95) untuk menunaikan ibadah haji terbayarkan.

Ikhtiar menabung 15 tahun mengantarkan nelayan asal Kabupaten Sergai ini ke tanah suci.

Calon haji tertua Kabupaten Sergai ini berangkat menunaikan ibadah haji didampingi putranya Sari Gunawan (55).

 

Warga Dusun I Desa Pekan Tanjung Beringin Kecamatan Tanjung Beringin ini berhaji dengan menabung hasil tangkapan melaut.

Niat yang dibarengi kerja keras akhirnya bisa mewujudkan keinginannya untuk menunaikan Rukun Islam yang kelima.

"Saya sangat bersyukur akhirnya keinginan menunaikan ibadah haji terwujud meski sudah masuk di usia senja 95 tahun," ujar Kakek Salam.

"Bahkan, saya telah menyandang sebutan Canggah atau Datuk karena telah memiliki cucu dan cicit," sambungnya.

 

Suami dari Asiah (70) ini tercatat sebagai calon haji (Calhaj) tertua dari Tanah Bertuah Negeri Beradat, julukan Kabupaten Sergai.

Karena faktor usia, keberangkatan haji ayah 6 anak ini didampingi sang putra ketiganya Sari Gunawan (55).

Keduanya tergabung dalam kelompok terbang (kloter) 14 Embarkasi Medan (KNO 14).

Mereka berangkat pada gelombang II bersama 284 calon haji, termasuk petugas kelompok terbang (Kloter) lainnya asal Sergai.

Di antara mereka, ada 123 jemaah laki-laki dan 163 jamaah perempuan. Mereka bergabung dengan Calhaj asal kota Medan sebanyak 74 Calhaj.

 

 

Kakek Salam berbagi cerita bahwa niat berhaji sudah tertanam sejak puluhan tahun, sejak masih aktif sebagai nelayan tradisional.

Sejak itu, kakek empat belas cucu ini terus menabung.

“Kadang satu hari bisa menabung Rp 10 ribu sampai Rp 20 ribu, jika hasil tangkapan lumayan banyak bisa menabung Rp50 ribu. Hal ini rutin dilakukan bapak selama 15 tahun dan sudah terkumpul sekitar Rp25 juta, hingga akhirnya bapak tidak kami perkenankan lagi melaut karena faktor usia,” ujar Sari Gunawan, anaknya yang ikut mendampingi saat manasik.

Sari Gunawan menyebutkan, dengan bekal hasil tabungan orang tuanya yang sempat tersimpan belasan tahun setelah total tidak melaut lagi untuk setoran awal, akhirnya keluarga berembuk, menyelesaikan pelunasan biaya haji dan kebutuhan lainnya yang mencapai sekitar Rp20 juta lebih, setelah tujuh tahun mendaftar, seraya sebelumnya memutuskan dirinya yang mendampingi orang tua berangkat haji.

 

 

”Alhamdullilah. meski keinginan ayah kami sempat tertahan puluhan tahun untuk berhaji, Insya Allah tahun ini akan terwujud, bahkan bukan itu saja, saya juga bersyukur bisa ikut berhaji mendampingi ayah ke tanah suci yang telah dijadwalkan akan berangkat pertengahan Mei mendatang, ” ungkap Sari Gunawan.

Kepala Kantor Kemenag Sergai Azrul Aswan Sirait mengatakan, Bapak Salam Alifiah merupakan jemaah tertua asal Kabupaten Serdang Bedagai.

Untuk jemaah termuda atas nama Zahra Amalia usia 19 tahun dari Kecamatan Perbaungan​​​​​​​

Jamaah haji asal Sergai akan masuk Asrama Haji, pada 17 Mei 2025 pukul 09:50 WIB dan berangkat ke Tanah Suci pada 18 Mei 2025 pukul 09:50 WIB. Jemaah diperkirakan tiba di Jeddah pukul 14:35 WAS dengan penerbangan GIA-3114.

 

“Semoga seluruh Calhaj asal Kabupaten Tanah Bertuah Negeri Beradat, selamat dan sehat selama menjalankan ibadah haji di tanah suci Makkah dan Madinah, sehingga menyandang haji dan hajjah yang mabrur dan mabrurah sekembalinya ke tanah air,” harapnya. (fal)

Editor : Baskoro Septiadi
#rukun Islam #Kabupaten Serdang Bedagai #Ibadah Haji #Sari Gunawan #Embarkasi Medan #Salam Alifiah #Ibadah Haji 2025 #Zahra Amalia #jeddah #Ibadah Haji 1446 H #calon haji tertua #jemaah termuda #Asrama Haji #tanah suci