Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Agak Laen Terus Menyala Pantiku, Apakah Sanggup Tumbangkan Avengers?

Lutfi Hanafi • Selasa, 6 Januari 2026 | 11:11 WIB

 

Poster film Agak Laen Menyala Pantiku
Poster film Agak Laen Menyala Pantiku

RADARSEMARANG.ID - Gelak tawa penonton Indonesia kini tak lagi sekadar menggema di ruang bioskop. Ia menjelma deretan angka yang pelan namun pasti menulis ulang sejarah box office nasional.

Agak Laen: Menyala Pantiku!, film komedi garapan Muhadkly Acho, resmi melampaui 10,5 juta penonton per Senin, 6 Januari 2026, berdasarkan data yang diumumkan rumah produksinya.

Angka itu bukan sekadar statistik. Ia adalah penanda zaman—sebuah pernyataan bahwa film lokal mampu berdiri sejajar, bahkan mengancam dominasi film global di negeri sendiri.

Sejak 2 Januari 2026, Agak Laen telah dinobatkan sebagai film Indonesia terlaris sepanjang masa, melampaui Jumbo 2025 dan KKN di Desa Penari (2022).

Namun perbincangan publik kini melampaui label “film Indonesia terlaris”. Sorotan bergeser pada satu target besar berikutnya: Avengers: Endgame.

Film Marvel yang selama bertahun-tahun menjadi “tembok tertinggi” box office Indonesia itu mencatat 10.976.338 penonton sejak rilis 2019. Kini, selisihnya dengan Agak Laen tinggal sekitar 476 ribu penonton—jarak yang semakin tipis dan sangat mungkin terlampaui bila tren penonton harian Agak Laen tetap stabil di atas 100 ribu orang per hari.

Dengan film yang masih tayang luas di jaringan bioskop nasional, ditopang promosi organik dari media sosial dan word of mouth yang nyaris tanpa henti, peluang Agak Laen menyalip Endgame tak lagi terdengar utopis.

Dirilis pada 27 November 2025, Agak Laen Menyala Pantiku! bukan sekadar sekuel yang mengulang formula lama. Film ini hadir sebagai cerita mandiri, mengikuti empat karakter—Bene Dion, Oki Rengga, Indra Jegel, dan Boris Bokir—yang menyamar di panti jompo demi memburu buronan dalam kasus pembunuhan anak walikota. Premis yang terdengar sederhana itu berkembang menjadi komedi situasi yang liar, satir, dan penuh empati.

Dalam tiga hari pertama penayangan, film ini langsung mencetak lebih dari 1,2 juta penonton, menjadikannya salah satu film Indonesia tercepat mencapai angka tersebut sepanjang 2025. Dalam 11 hari, angka penonton melonjak menembus 5 juta, hingga akhirnya melampaui 10 juta hanya dalam waktu sekitar 36 hari.

Keberhasilan Agak Laen tidak hanya mematahkan anggapan bahwa film komedi cepat redup setelah pekan perdana. Ia juga membuktikan bahwa cerita lokal dengan humor yang membumi mampu bersaing—bahkan mengungguli—film-film raksasa Hollywood di pasar domestik.

Lebih jauh, film ini turut mendongkrak total penonton film nasional sepanjang 2025 hingga melampaui 80 juta penonton, menjadi sinyal kuat kebangkitan industri perfilman Indonesia pascapandemi.

Kini, Agak Laen: Menyala Pantiku! berdiri di puncak daftar film Indonesia terlaris sepanjang masa, dan hanya terpaut satu langkah dari rekor tertinggi semua kategori film di Indonesia. Jika angka penonton terus merangkak naik dalam beberapa hari ke depan, sejarah baru akan tercipta: film komedi lokal Indonesia mengalahkan Avengers: Endgame di kandang sendiri.

Bukan lagi sekadar tontonan, Agak Laen telah menjelma fenomena budaya pop—gelak tawa yang menjelma prestasi, hiburan yang berubah menjadi tonggak sejarah. Dari bioskop kota hingga layar-layar kecil di daerah, satu hal kini jelas, yang “agak laen” justru sedang paling menyala.(han)

Editor : Baskoro Septiadi
#Agak Laen 2 #box office #muhadkly acho #JUMBO 2025 #indra jegel #Boris Bokir #Bene Dion #KKN di Desa Penari #marvel #Premis #satir #komika #Liar #agak laen menyala pantiku #Agak Laen 2 Menyala Pantiku #Bioskop #rekor #walikota #avenger endgame #Oki Rengga #komedi #penonton #agak laen #Panti Jompo