Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Film Mungkin Kita Perlu Waktu Menghadirkan Setiap Karakter Penuh Cerita Trauma, Ini Sinopsisnya

Nayla Karima • Sabtu, 17 Mei 2025 | 12:39 WIB

 

Sebuah film yang mengulik tentang trauma dengan elemen romance nya yang cukup kuat.
Sebuah film yang mengulik tentang trauma dengan elemen romance nya yang cukup kuat.

RADARSEMARANG - Film ini berkisah tentang sebuah keluarga yang tertimpa musibah dan mengharuskan mereka kehilangan salah satu anggota keluarganya.

Dengan proses duka dan trauma itu yang coba diulik secara mendalam di film ini.

Disutradarai oleh Teddy Soeriaatmadja, yang dikenal sutradara Lovely Man (2011), About a Woman (2015), Affliction (2021), hingga Berbalas Kejam (2023).

Film ini dibintangi oleh aktor dan aktris ternama seperti Lukman Sardi, Sha Ine Febriyanti, serta bintang muda yang berbakat Bima Azriel dan Naura Hakim.

Mungkin Kita Perlu Waktu tayang perdana di Jogja-NETPAC Asian Film Festival (JAFF) pada tahun 2024.

Film itu tayang sekaligus bersaing dalam program Indonesian Screen Awards. Hingga tayang mulai Kamis, (15/5/25) di bioskop seluruh Indonesia.

 Baca Juga: Film Mungkin Kita Perlu Waktu Siap Menghantui Perasaanmu Mulai 15 Mei 2025

Film ini menyuguhkan potret keluarga Kasih (Sha Ine Febriyanti) dan Restu (Lukman Sardi) yang dikaruniai dua orang anak, Ombak (Bima Azriel) dan Sara (Naura Hakim).

Kehidupan mereka tampak harmonis dan utuh, sebuah gambaran keluarga ideal yang mungkin diimpikan banyak orang.

Sebuah film yang mengulik tentang trauma dengan elemen romancenya yang cukup kuat, di Mungkin Kita Perlu Waktu (MKPW) ini fokusnya jauh lebih menampilkan berbagai macam drama keluarganya.

Sebagai sebuah sajian melodrama, film ini bisa menampilkan dan mengeksplor dengan cukup detail tentang kondisi psikologis dan trauma yang dialami oleh setiap karakter. Semuanya bisa mengupas satu persatu dengan cukup detail dan telaten lewat storytelling yang begitu menghayati.

 Baca Juga: Trailer Film Keluarga Super Irit Resmi Rilis Tayang di Bioskop Juni, Pemainnya Dwi Sasono Lengkap Sekeluarga

Penceritaannya memang cukup lambat, tapi karena editingnya bagus, tetep enak untuk diikutin perkembangan cerita dan setiap drama. Tidak kerasa bosen dengan melihat perkembangannya dalam memproses trauma dan kerasa natural.

"Cerita ini juga ditopang oleh akting yang sangat-sangat baik dari para karakter utamanya. Terutama untuk Lukman Sardi, Sha Ine Febrianti, Bima Azriel, Tissa Biani dan Asri Welas. Mereka bagusss banget aktingnya!!," tulis dari akun x @WatchmenID, dikutip Jumat (16/5/25).

 Baca Juga: Maxime Bouttier Ikut Meranin Tokoh di Film Gundik, Jadi Apa? Berikut Daftar Pemain Gangster Perampok

film ini menampilkan begitu banyak adegan yang tidak penuh kecanggungan tuh luar biasa banget! Dialognya tidak menggebu-gebu, tidak banyak dialog yang menyudutkan satu sama lain, tapi aura canggung dan jaraknya kerasa nyata bangett.

Banyak adegan tanpa dialog yang hanya menampilkan raut wajah dan ekspresi dari setiap karakter, dan kerasa sangat kuat. Memang keren banget karna mata tiap aktornya berasa hidup.

"Hal lain yang kami suka dari film ini adalah caranya dalam menyampaikan keberadaan tentang penyakit mental terkait trauma itu nyata dan konsultasi ke profesional itu bagus banget sih. Tidak yang terasa straight forward banget, kami suka," tambah ditulis di akun @WatchmenID

 Baca Juga: Daftar Film Indonesia yang Berhasil Tembus Dunia, Salah Satunya Ada Jumbo?

Tidak ketinggalan dengan scoring dan soundtrack di film ini juga sukses memberikan penebalan emosi di beberapa adegan.

Beberapa kerasa pas, tapi ada juga yang kerasa berlebihan, terutama untuk soundtracknya, dan mungkin cara keputusan beberapa karakter di film ini berasa tidak begitu umum untuk sebagian orang.

Caranya memberikan konklusi di akhir yang bukan klise itu memberikan nyawa yang berbeda. 

Film ini bagaimana cara seorang Teddy menyanyikan sutradara yang menampilkan kisah tentang trauma dan bagaimana "waktu" bisa berperan besar di dalamnya.

Dengan karakter yang sangat cantik, rapi, dan begitu mengalir. Semua karakter dan dinamika keluarga ditampilkan dengan sangat manusiawi.

Editor : Baskoro Septiadi
#Film Mungkin Kita Perlu Waktu #film keluarga #mungkin kita perlu waktu #Film 2025