Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Scene Pencak Silat Ikonik di Film The Raid Jadi Referensi Aksi Pertarungan di Beberapa Manga Populer

Aby Genta Putra Prasetya • Rabu, 22 Januari 2025 | 20:46 WIB
Beberapa manga yang mengambil referensi dari scene ikonik film The Raid: Berandal
Beberapa manga yang mengambil referensi dari scene ikonik film The Raid: Berandal

RADARSEMARANG.ID - Bagi penggemar film baik di Indonesia ataupun Internasional, tentunya tidak asing dengan sequel film 'The Raid' asal Indonesia yang sempat booming pada beberapa tahun silam.

Film ini adalah salah satu film Indonesia yang berhasil mendapatkan atensi terbesar di kancah perfilman internasional hingga saat ini.

Pasti banyak dari kita yang sudah menonton dan mengerti tentang alur cerita dari film yang diperankan oleh aktor action Iko Uwais ini.

The Raid: Berandal menceritakan tentang kelanjutam paska Tim SWAT dari kepolisian berhasil menyerbu sebuah bangunan gedung terbengkalai di The Raid: Redemption.

Rama (Iko Uwais) harus kembali berhadapan dengan para kriminal haus darah yang menunggunya hingga di akhir film berlangsung.

Belum berjalan panjang, film besutan sutradara Gareth Evans ini sudah menyajikan aksi berdarah-darah, dengan berondongan mesin pembunuh dan senjata tajam yang menghiasi hampir seluruh scene di film ini.

Namun, ada salah satu scene ikonik yang hingga kini masih diingat serta menjadi referensi dari karya berbagai budaya pop modern, terutama dari dunia hiburan manga Jepang.

Scene tersebut adalah scene dimana Rama (Iko Uwais) harus berhadapan dengan the Assasins yang diperankan oleh Cecep Arif Rahman dimana keduanya bertarung dengan teknik-teknik dari beladiri pencak silat silat.

Keduanya memang merupakan aktor yang berangkat dari seni bela diri khas asal Indonesia tersebut. Paska film ini, pencak silat menjadi makin dikenal di kancah internasional dan diminati berbagai orang di dunia.

Sebagai dua petarung yang menjunjung tinggi nilai-nilai kehormatan, keduanya pun bertarung dengan awal kuda-kuda yang khas dari seni bela diri pencak silat, juga dengan senjata tajam khas Indonesia bernama karambit.

Posisi kuda-kuda awalan inilah yang menjadi referensi untuk kemudian direka-ulang adegannya oleh berbagai kreator yang terinspirasi oleh epik dan dramatisnya scene tersebut.

Salah satu anime yang terinspirasi oleh adegan tersebut adalah Chainsaw Man, dalam chapter 62 dimana Yoshida, karakter baru devil hunter yang diperkenalkan harus bertarung dengan Quanxii, seorang iblis panah.

Baca Juga: Blood On The Tracks, Manga yang Menceritakan Sisi Gelap dari Sifat Overprotektif Seorang Ibu

Kemiripan aksi bertarung keduanya dengan adegan di film The Raid pun kemudian ditanggapi oleh kreatornya Tatsuki Fujimoto dalam wawancara terkait pertanyaan tersebut.

Fujimoto mengungkapkan bahwa ia memang terinspirasi dan menyatakan film action dari Indonesia ini sebagai film action favoritnya bersama dengan film Takeshi Kitano.

Anime lainnya adalah anime JuJutsu Kaisen, dimana Yuji Itadori harus melawan musuhnya, Choso. Keduanya melakukan awalan bertarung dengan posisi sama persis dengan scene ikonik The Raid: Berandal.

Referensu dari film ini tak berhenti sampai situ, di anime lain berjudul Oyasumi Scheherazade karangan Rokuro Shinofusa yang berkisah tentang seorang gadis bernama Herazato Shie.

Shie adalah cinefil garis keras di kamar asrama wanita nomor 13. Ia suka mengobrol tentang film dan salah satu yang ia pernah obrolkan adalah kesukaannya terhadap film The Raid secara keseluruhan.

Source: Reddit, My Anime List, Vidio

Editor : Baskoro Septiadi
#Film The Raid #Manga Populer #Referensi Film The Raid #Scene Ikonik The Raid #Manga Terinspirasi Film The Raid