RADARSEMARANG.ID - Kerusuhan dan revolusi memang lekat image-nya dengan Prancis, negara yang selain terkenal sisi romantismenya juga dikenal dunia sebagai ibukota revolusi sejak Revolusi Prancis pada tahun 1789 silam.
Di masa kini pun, warga Prancis yang dikenal memang mayoritas mengagungkan prinsip Liberte, Egalite, Fraternite ( Kebebasan, Kesamarataan, Persaudaraan) mereka kerap melakukan demonstrasi dalam skala besar apabila pemerintahan dirasa tidak melakukan pekerjaannya dengan benar.
Beberapa diantaranya yang cukup populer akhir-akhir ini adalah Kerusuhan Paris 2023, dan Demonstrasi Pemadam Kebakaran pada tahun 2019 (Uniknya, ribuan pemadam kebakaran yang melakukan demonstrasi saling melawan polisi dengan water cannon milik instansi masing-masing).
Sedang dalam Kerusuhan Paris 2023 turut menyeret kaum imigran yang menjadi korban awal bagaimana kerusuhan tersebut mencuat. Yang kebetulannya kejadian ini hampir mirip seperti alur cerita dari film Athena yang dirilis setahun sebelumnya.
Spoilet Alert!
Alur Cerita Film Athena (2023)
Pada film Athena, sebuah kerusuhan besar muncul berkat terbunuhnya seorang imigran muslim keturunan Timur Tengah bernama Idil yang dibunuh oleh "oknum polisi" dalam hal ini, penonton belum diberi hint lebih lanjut siapa dalang asli kejadian ini.
Tersebarnya video kematian Idil lewat sosial media secara tragis oleh beberapa pria berseragam polisi benar-benar membuat marah publik terutama anak muda di kota pinggiran Prancis tersebut.
Hingga saat ini, para pelaku yang melakukan pembunuhan kepada Idil belum terungkap ke publik, membuat masyarakat kehilangan kepercayaan terhadap sistem dan pihak kepolisian.
Beberapa jam setelah kematiannya diumumkan, kakak keduanya yang bernama Abdel; seorang Tentara Angkatan Prancis tampil didepan khalayak umum memberikan pidato kehilangan terkait adik bungsunya tersebut.
Berbeda dengan kakak ketiganya, yakni Karim yang memilih jalur kekerasan sebagai cara untuk mendapatkan keadilan bagi adiknya. Penderitaan melihat orang yang disayanginya terbunuh mengubahnya menjadi seorang pemberontak penuh dendam.
Sedangkan sang kakak tertua, yakni Moktar justru hanya mementingkan bisnis ilegalnya yang ia sembunyikan di wilayah tersebut, ketakutannya apabila ketahuan pihak berwenang membuatnya frustasi dan menyalahkan generasi muda (Karim) yang justru malah mengacaukan semuanya.
Setelah menjarah kantor polisi setempat, Karim dan ratusan anak muda lain membabi buta mengepung dan melakukan keonaran di wilayah mayoritas imigran Islam bernama Athena.
Mereka menuntut polisi untuk segera memberi nama orang-orang yang bertanggung jawab atas kematian Idil dan menyerahkan pada mereka, jika tidak mereka akan mendeklarasikan konflik, bahkan menyebut akan merubah wilayah tersebut menjadi seperti Sarajevo, berkat konflik berkepanjangan.
Disisi lain, sosok polisi muda bernama Jerome yang berhasil disandera oleh Karim harus merasakan bagaimana teror dan terguncang dengan konflik yang makin memanas di dalam komunitas Athena.
Abdel yang merupakan bagian dari otoritas Prancis pun mencoba mendamaikan pihak kepolisian dengan kelompok adiknya yang dirasa sudah terlampaui jauh. Ia pun masuk kembali ke arena peperangan dan mencoba menyelamatkan Jerome agar tidak ada korban-korban lainnya di kedua pihak.
Namun, saat masuk ke dalam arena kerusuhan, dinamika konflik yang dirasakan oleh Abdel merubahnya secara perlahan, di suatu kejadian yang merubah pikirannya, justru ia berbalik arah mendukung saudaranya tersebut untuk meratakan kota kecil tersebut demi kematian adiknya.
Masuknya Abdel kedalam kelompok Karim pun memiliki dampak signifikan yang terjadi. Abdel memerintahkan temannya sesama imigran muslim bernama Sebastian di kelompok Athena untuk melanjutkan alur perjuangan darinya dan Karim.
Tanpa diketahui, Sebastian yang pendiam dan karakteristiknya tidak berbahaya justru menampilkan sebaliknya. Ia justru menggila dan memerintahkan teman-teman Karim membantunya membangun sebuah bom berdaya besar dari barang-barang yang ada di apartemen.
Sepertinya Sebastian adalah mantan teroris yang ulung dalam merakit persenjataan khususnya bom. Dalam waktu sebentar ia berhasil menghancurkan sebuah bangunan di kelompok Athena tersebut.
Di ending scene, tidak diketahui apa yang terjadi selanjutnya dengan Abdel dan Sebastian yang masih berada di gedung, sedangkan teman-teman Karim ditangkap pihak kepolisian.
Namun, baru terungkap bahwa awal mula konflik ini justru berawal dari ketidaksukaan warga berideologi sayap kanan kepada para imigran tersebut. Beberapa pria bertato lambang Celtic Cross adalah pelaku asli dan dalang dari semua kejadian ini, mereka membakar seragam polisi yang digunakan untuk membunuh Idil lalu menyalahkan kepolisian atas tindakan mereka tersebut.
Source: Netflix, IMDb, Jawa Pos
Editor : Baskoro Septiadi