Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Hati-hati, Beberapa Film Animasi Ini Ternyata Tidak Cocok Ditonton Oleh Anak-anak di Bawah Umur

Magang Radar Semarang • Selasa, 9 Juli 2024 | 20:37 WIB
Salah Satu Scene di Film Animasi   Sausage Party. Credit: Kolombia/sony
Salah Satu Scene di Film Animasi Sausage Party. Credit: Kolombia/sony

RADARSEMARANG.ID - Film animasi umumnya diproduksi dengan tujuan untuk menggaet penonton yaitu anak-anak.

Film animasi biasanya berisikan tokoh-tokoh fiksi berupa kartun yang memiliki alur cerita sederhana dan cenderung mendidik disamping menjadi hiburan.

Anak-anak sangat menyukai film animasi karena jalan ceritanya yang lucu serta kadang tokoh-tokohnya juga memiliki bermacam bentuk yang unik.

Selain itu film animasi dibarengi dengan lagu-lagu yang bisa dinyanyikan oleh anak-anak.

Namun seiring berjalannya waktu, banyak film animasi yang diproduksi sudah disisipi oleh adegan-adegan dewasa.

Adegan dewasa yang paling umum adalah masalah percintaan.

Misalnya pada film animasi yang diproduksi oleh Disney, hampir mayoritas filmnya mengisahkan tentang hubungan percintaan antar kekasih.

Oleh sebab itu orang tua sekarang harus berhati-hati untuk memberikan tontonan kepada anak-anaknya.

Berikut adalah beberapa film animasi yang kurang cocok untuk ditonton anak-anak.

Sausage Party

Sausage Party adalah film animasi Amerika Serikat yang diproduksi pada tahun 2016.

Film animasi ini memiliki genre komedi dewasa.

Disutradarai oleh Greg Tiernan dan Conrad Vernon berdasarkan skenario yang ditulis oleh Kyle Hunter, Ariel Shaffir, Seth Rogen dan Evan Goldberg.

Film ini menceritakan tentang sosis yang mencoba untuk menemukan kebenaran tentang keberadaan dan melanjutkan perjalanan dengan teman-temannya untuk menghindari nasib mereka.

Film ini tidak cocok untuk ditonton anak-anak karena menampilkan adegan yang vulgar dan ambigu yang bahkan orang dewasa pun akan geleng-geleng melihatnya.

Happy Tree Friends

Siapa sangka serial film yang memiliki judul bernuansa ceria ini ternyata memiliki isi cerita yang berbanding terbalik.

Happy Tree Friends adalah serial animasi web horor jagal dewasa yang dibuat oleh Kenn Navarro, Aubrey Ankrum, dan Rhode Montijo.

Walaupun karakternya terlihat imut, setiap episode dalam tayangan ini dipenuhi dengan kekerasan seperti darah yang menyembur, kepala terlepas, daging teriris, tangan terpotong, usus terburai dan aksi kekerasan lainnya.

Wallace and Gromit

Wallace and Gromit adalah film komedi animasi stop-motion dari Inggris yang dibuat oleh Nick Park dan diproduksi oleh Aardman Animations pada tahun 2005.

Film ini terdiri dari empat film pendek , dua film berdurasi panjang dan telah melahirkan banyak spin-off dan adaptasi TV.

Film ini menampilkan Wallace sangat sering berbicara, dan Gromit yang sebagian besar diam dan tidak memiliki dialog, dan hanya berkomunikasi melalui ekspresi wajah dan bahasa tubuh.

Film ini banyak menampilkan adegan kekerasan dan kata-kata kasar yang kurang cocok untuk ditonton oleh anak-anak.

Frankenweenie

Frankenweenie adalah film keluarga 3D stop motion yang dibuat tahun 2012 bergenre komedi-horror dan disutradarai oleh Tim Burton.

Film ini adalah remake dari film pendek Burton sebelumnya dengan judul yang sama yang dirilis pada tahun 1984.

Seperti halnya kedua film tersebut, Frankenweenie dibuat hitam putih.

Film ini bercerita tentang seorang anak bernama Victor yang kehilangan anjingnya, Sparky, dalam kecelakaan, dan menggunakan kekuatan sains untuk membangkitkannya.

Salah satu adegan di film ini terlalu vulgar, yaitu ketika adegan pembedahan tubuh anjing sehingga tidak cocok untuk ditonton anak-anak. (mg3/bas)

 

Editor : Baskoro Septiadi
#sausage party #Pixar Animation Studios #film animasi #film kartun #disney #film