RADARSEMARANG.ID - Film Siksa Kubur telah resmi dirilis di bioskop mulai 11 April 2024 kemarin. Film garapan sutradara gaek Joko Anawar itu meramaikan momen libur Lebaran.
Joko Anwar, sebelumnya juga sukses menelurkan film-film horor seperti Pintu Terlarang (2009) dan Pengabdi Setan (2017).
Film Siksa Kubur menceritakan Sita (Faradina Mufti) yang mengalami krisis kepercayaan terhadap agama setelah melihat kedua orang tuanya jadi korban bom bunuh diri.
Sejak saat itu tujuan hidup Sita hanya satu, yakni mencari orang yang paling berdosa, dan ketika orang itu meninggal, dia akan masuk ke dalam kuburnya dan membuktikan bahwa siksa kubur dan agama hanya karangan belaka. Namun, tindakan itu membuat Sita menemui konsekuensi yang mengerikan.
Sita ingin membuktikan bahwa siksa kubur hanyalah mitos dan agama tidak nyata.
Perjalanannya membawa Sita bertemu dengan berbagai karakter unik, dengan keyakinan mereka sendiri tentang siksa kubur.
Namun, tentunya tindakan Sita tersebut akan memiliki konsekuensi yang mengerikan. Terutama bagi mereka yang tidak percaya bahwa siksa kubur itu nyata.
Jajaran aktor ternama menampilkan kepiawaian akting mereka di film Siksa Kubur adalah dari Faradina Mufti, Fachri Albar, Christine Hakim, Slamet Rahardjo, Reza Rahadian, dan lain lain.
Siksa Kubur bukan hanya film horor biasa. Film ini mengajak para penontonnya untuk merenungkan tentang iman, dosa, dan konsekuensi.
Film Siksa Kubur menyimpan beberapa fakta menarik. Apa saja faktanya? Berikut lima fakta menarik tentang film Siksa Kubur.
Tidak Menggunakan CGI Supaya Terasa Lebih Nyata
Joko Anwar menuturkan sebagian besar visualisasi horor dalam film itu menggunakan efek praktikal alih-alih menggunakan Computer-generated Imagery (CGI). Hal itu dilakukan agar hasil visual terasa lebih organik dan realistis, apalagi untuk adegan di dalam kubur.
”Film ini kan tagline-nya Anda akan percaya, jadi kita mencoba menggunakan practical (effect). Sebagian besar yang kita tonton tadi adalah practical. supaya hasilnya organik dan realistis,” kata Joko Anwar.
Dibintangi Sederet Aktor Pemenang Piala Citra FFI
Film Siksa Kubur dibintangi sederet aktor ternama Tanah Air yang pernah memenangi Piala Citra Festival Film Indonesia (FFI). Mereka adalah Happy Salma, Reza Rahadian, Slamet Rahardjo, dan Christine Hakim. Tiga nama terakhir bahkan telah memenangkan beberapa kali.
Sederet aktor tersebut mampu menampilkan performa akting mumpuni dan berhasil menyampaikan perasaan dari karakter yang mereka perankan. Hal ini juga tak lepas dari kemampuan sang sutradara, Joko Anwar, dalam mengarahkan para pemeran.
Aktor lain yang juga membintangi film itu yakni Arswendy Bening Swara, Faradina Mufti, Fachry Albar, Putri Ayudya, Muzakki Ramdhan, hingga Widuri Puteri.
Syuting di Kuburan Asli
Berjudul Siksa Kubur, film ini tentu menampilkan adegan di kuburan. Faradina Mufti menyebut, proses syuting beberapa adegan dilakukan di kuburan asli. Sementara beberapa yang lain dilakukan di sebuah set yang dibuat sangat mirip dengan kuburan asli.
Reza Rahadian Belajar Memandikan Jenazah
Di film ini, Reza Rahadian berperan sebagai Adil yang profesinya adalah orang yang memandikan jenazah. Reza banyak berkonsultasi dengan orang yang memang berprofesi sebagai pemandi jenazah agar mampu menampilkan akting yang meyakinkan.
”Waktu itu kita ada orang yang profesinya sama, jadi dia ngasih tahu cara membasuh (jenazah) itu bagaimana, terus prosesi dari kepala itu seperti apa menyiramnya, dan segala macam,” kata Reza.
Selain Reza, Faradina Mufti juga melakukan riset mendalam untuk berperan sebagai Sita. Di film ini, Sita diceritakan berprofesi sebagai perawat lansia di panti jompo. Faradina pun mengunjungi beberapa panti jompo untuk belajar dari para perawat lansia.
Kejadian Aneh saat Syuting
Salah satu aktor remaja di film itu, Muzakki Ramdhan, mengaku mengalami hal aneh saat proses syuting adegan di terowongan yang gelap.
”Kan aku ada adegan masuk ke dalam terowongan. Aku enggak tahu sih apa yang terjadi. Di kiri (aku) enggak ada orang, tapi tiba-tiba kuping aku kayak ditiup gitu. Padahal enggak ada angin sama sekali,” tutur Muzakki.
Meski begitu, Joko Anwar menyebut keseluruhan proses syuting Siksa Kubur berjalan lancar dan menyenangkan. Joko juga menyebut kalau proses syuting film dilakukan selama 28 hari. (bas)
Editor : Baskoro Septiadi