Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Bukan Film Horor Biasa, Begini Cerita Sutradara dan Pemain Dibalik Syuting Pembuatan Film Pemandi Jenazah

Aris Hariyanto • Jumat, 19 Januari 2024 | 21:57 WIB
Djenar Maesa Ayu, Aghniny Haque, dan Ibrahim Risyad menceritakan keanehan saat syuting pembuatan film Pemandi Jenazah.
Djenar Maesa Ayu, Aghniny Haque, dan Ibrahim Risyad menceritakan keanehan saat syuting pembuatan film Pemandi Jenazah.

RADARSEMARANG.ID - Tidak hanya di layar, film Pemandi Jenazah juga menyimpan cerita menyeramkan di balik syuting pembuatannya.

Sutradara film, Hadrah Daeng Ratu mengungkapkan pengalaman menyeramkan yang dialami oleh para pemain dan kru saat syuting film Pemandi Jenazah ini.

Menurut Hadrah, pembuatan film Pemandi Jenazah disusun dengan memperhatikan kultur tradisi budaya yang sesuai dengan tata cara Islam.

Dalam agama Islam, orang meninggal ada dua, yakni secara husnul khotimah (meninggal dengan cara baik) dan su’ul khotimah (kematian yang tidak baik).

“Seorang pemandi jenazah penting untuk membersihkan jenazah saat hendak menemui Tuhan. Ini adalah pekerjaan yang sangat mulia tapi juga mengerikan. Akan ada banyak surprise,” kata Hadrah.

Para pemain film ini seperti Djenar Maesa Ayu dan Aghniny Haque, sampai bela-belain menjalani pelatihan dengan seorang pemandi jenazah yang sangat berpengalaman 40 tahun.

Mereka juga terjun langsung dalam proses pembuatan kain kafan untuk jenazah seperti pada adegan trailer film Pemandi Jenazah.

Aghniny Haque mengungkapkan “Aku belajar memandikan jenazah sampai bikin kain kafan”.

“Jadi itu gak digunting, ya. Jadi benar-benar dari tangan langsung ngukurnya,” ungkapnya.

Pemeran lainnya Ibrahim Risyad mengatakan “Bisa berkomunikasi secara tidak langsung dengan si orang yang sudah meninggal, mengerikan”.

Selama pelatihan pemandian jenazah tersebut, kerap terjadi kejadian aneh dan sang sutradara sempat menghentinkannya.

Salah satunya dialami oleh Djenar Maesa Ayu, yang tiba-tiba muntah saat sedang syuting di lokasi yang sebenarnya memang digunakan untuk memandikan jenazah.

"Kami terpaksa menghentikan workshop karena ada beberapa hal yang tidak dapat dijelaskan. Oleh karena itu, kami sepakat untuk menghentikannya sementara," ungkap Hadrah.

Tak hanya mengisahkan tentang kejadian horor, film ini juga menggambarkan penderitaan dan kesedihan oleh setiap karakter di dalamnya.

Film ini mengisahkan tentang profesi pemandi jenazah yang masih sering dianggap tabu dan misterius oleh masyarakat.

Sang sutradara berharap, film pemandi jenazah ini dapat menyampaikan pesan moral dan edukasi mengenai pentingnya menghormati orang yang telah meninggal.

Selanjutnya, film Pemandi Jenazah dijadwalkan tayang pada 22 Februari 2024 di seluruh bioskop Indonesia.

Editor : Baskoro Septiadi
#pemandi jenazah #Djenar Maesa Ayu #Aghniny Haque #film horor