Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Event Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Foto

4 Siswa SMA Negeri 3 Semarang Bikin Perusahaan Pengolah Kertas Duar Ulang Jadi Notebook

Agus AP • Jumat, 3 Februari 2023 | 15:39 WIB
Siswa baru SMA Negeri 3 Semarang saat mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS). (Nurchamim/Jawa Pos Radar Semarang)
Siswa baru SMA Negeri 3 Semarang saat mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS). (Nurchamim/Jawa Pos Radar Semarang)
RADARSEMARANG.ID - Siswa SMA Negeri 3 Semarang telah dibekali jiwa enterpreneur sejak di bangku sekolah. Bahkan berkat mengembangkan jiwa wirausaha ini, siswanya memperoleh lima medali sekaligus di ajang Regional Student Company Competition.

Berawal dari peduli lingkungan, empat siswa SMA Negeri 3 Semarang membuat perusahaan.  Namanya Aruna Student Company. Ada lima produk yang mereka buat. Yakni, Marra, Sierra, Terra, Camma, dan Crissa.

Semua produk ini berasal dari pengolahan kertas daur ulang yang dicampur limbah organik. Hasilnya, beragam kertas yang dijadikan buku ataupun notebook.

“Perusahaan kami dilatarbelakangi oleh peduli lingkungan. Karena kita tahu penggunaan kertas itu sangat banyak. Maka muncullah ide Aruna Notebook atau kami sebut sebagai Aksara Notebook,” kata Vice President of Public Relation Aruna Student Company Muhammad Daffa Nur Alfarizi Munandar saat ditemui Jawa Pos Radar Semarang di SMA Negeri 3 Semarang, Kamis (2/2).

Siswa kelas XI ini menjelaskan, program student company merupakan ajang tahunan yang mendukung peserta didik untuk membangun jiwa enterpreneur.

Sehingga mereka dilatih untuk membuat sebuah perusahaan dan menjalankannya. Mulai dari ide, produksi, pemasaran, dan manajemen.

Selain Daffa, ada tiga teman lainnya yang terlibat. Yakni, Jonathan Toga Sihotang sebagai President Director, Fayyaza Puan Manayra sebagai Vice President of Finance, dan Frida Hening Safitri sebagai Vice President of Marketing.

Tim yang terdiri atas empat siswa ini berhasil meraih lima medali  The Best Student Company, The Most Inovative Product, The Best Financial Management, The Best President Director, dan The Best Vice President of Finance. Mereka berhasil mengalahkan sekolah lain yang mengikuti ajang ini di tingkat Regional Jateng-DI Jogjakarta.

Sebelumnya, mereka juga membersihkan Pantai Tirang dan berhasil mengumpulkan 12 kg sampah. Tujuannya untuk menjaga kelestarian ekosistem pantai dan memberikan edukasi pada masyarakat untuk menjaga lingkungan.

Secara mandiri, mereka juga menggaet CSR dari berbagai perusahaan untuk bergabung. Mereka juga membuka saham bagi yang mau berinvestasi.



Daffa mengaku, pihak sekolah terus memantau perkembangan Aruna Student Company dengan dilakukan pembinaan setiap minggu. “Jadi, kita memang dituntut untuk menjalankan perusahaan ini sendiri. Meskipun dari sekolah juga tetap memberikan support berupa pembinaan dan bimbingan,” jelas Daffa.

President Director Aruna Student Company Jonathan Toga Sihotang menambahkan, untuk menggaet generasi milenial, di bagian produk mereka juga ditempel dengan NFC. Sehingga langsung tersambung dengan website perusahaan.

“Untuk menggaet generasi milenial kita tambahkan NFC di bagian belakang produk. Nanti akan tersambung dengan website yang berisi informasi produk dan perusahaan kami,” ungkapnya.

Selain itu, lanjut dia, pemasaran dilakukan dengan promosi di media sosial. Kemudian mengikuti bazar. Terakhir, tim ini mengikuti bazar di Pasar Johar Semarang. Bahkan produknya diborong oleh Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu.

Iya, kemarin kita buka booth di Pasar Johar. Bu Ita juga membeli dan beliau memberikan support. Katanya harus diteruskan untuk menjaga lingkungan lewat produk-produk yang ramah lingkungan,” tambahnya.

Pada Maret mendatang, Aruna Student Company akan maju ke tingkat nasional, dan bersaing dengan seluruh sekolah di Indonesia.

Kepala SMA Negeri 3 Semarang Yuwana mengaku mendukung penuh kegiatan yang dilakukan peserta didiknya. Menurutnya, kegiatan seperti ini dapat mengembangkan kreativitas dan potensi mereka. Sekaligus melatih wirausaha sejak dini. Selain itu juga dapat mengembangkan karakter pada siswa.

“Kegiatan ini kan sesuai dengan pembelajaran kurikulum merdeka ada enterpreneurship. Sehingga anak-anak diharapkan mandiri menjadi wirausaha yang baik. Kita mendukung penuh dan memberikan pendampingan. Harapannya, bisa maju tingkat internasional lagi,” harapnya. (kap/aro) Editor : Agus AP
#SMA Negeri 3 Semarang #Regional Student Company Competition #notebook #Aruna Notebook #enterpreneur