Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Kerusuhan Haymarket, Cikal Bakal Lahirnya Hari Buruh Internasional

Aby Genta Putra Prasetya • Rabu, 1 Mei 2024 | 12:08 WIB
Ledakan bom pada demonstrasi di alun alun Haymarket
Ledakan bom pada demonstrasi di alun alun Haymarket

RADARSEMARANG.ID - Hari Buruh Internasional, atau biasa disebut dengan Mayday merupakan sebuah hari yang didedikasikan penuh untuk para buruh di seluruh dunia.

Dibalik semangat revolusi dan perubahan yang terkandung dalam esensi Hari Buruh Internasional ini, ada sisi kelam dibalik sejarah yang meliputi hari buruh sedunia ini

Para buruh yang terafiliasi dengan pabrik McCormick Reaper Works diserang oleh beberapa orang polisi dengan rentetan senjata api.

Berawal dari ketidakpuasan asosiasi pekerja yang menuntut untuk regulasi jam kerja manusiawi dengan batas maksimal 8 jam sehari.

1 Mei 1886, para buruh yang digerakkan oleh serikat buruh memenuhi jalanan beberapa kota besar di Amerika Serikat, khususnya sentral pointnya ada di Kota Chicago.

Aksi demonstrasi yang dilakukan para buruh ini kemudian berlangsung selama 4 hari lamanya dan dengan segera berubah menjadi kerusuhan pada tanggal 4 Mei 1886.

Sebelumnya pada 3 Mei 1886, setelah intervensi oleh pihak kepolisian yang berakibat tewasnya beberapa orang buruh di pabrik Reaper Works.

Baca Juga: Sejarah Motor Caferacer, Motor Custom yang Digandrungi Anak Muda Sekarang

Terbunuhnya beberapa kawan seperjuangan menyulut ratusan lagi orang untuk berunjuk rasa di lapangan Haymarket sehari setelah kejadian di Reaper Works.

Demonstrasi ini awalnya berjalan dengan damai, namun tiba-tiba dari barisan kepolisian meledak sebuah bom yang merenggut tujuh nyawa petugas serta puluhan lainnya terluka parah.

Hal ini kemudian memicu para polisi untuk kemudian menembaki orang secara random yang mengakibatkan lebih banyak pihak demonstran dan buruh yang terbunuh,

Tanpa diketahui siapa yang bertanggung jawab atas pemboman yang terjadi di alun-alun Haymarket, yang pasti kejadian ini turut menyeret beberapa orang anarkis dari latar belakang imigran Jerman.

Hal ini dikarenakan banyak para imigran Jerman yang merupakan tokoh terkemuka dalam gerakan buruh di Amerika Serikat.

Melalui kejadian tersebut, kepolisian berhasil mengantongi 8 nama tersangka yang kemudian biasa dikenal dengan sebutan "Chicago Eight".

Sketsa wajah dari para
Sketsa wajah dari para

Mereka adalah August Spies, Albert Parson, Michael Schwab, George Engel, Samuel Fielden, Adolph Fischer, Louis Lingg dan Oscar Neebe.

Albert Spies dan 3 tahanan lainnya yakni Parson, Engel dan Fischer dihukum mati dengan cara digantung pada bulan November 1887.

Gubernur Illinois John Peter Altgeld mengampuni tiga orang lainnya pada tahun 1893, dengan menyatakan bahwa para terdakwa tidak menjalani persidangan yang adil.

Sedangkan satu orang tersangka lainnya meninggal dengan cara bunuh diri karena hal yang belum diketahui.

Pada tahun 1889, federasi internasional kelompok sosialis dan serikat pekerja menetapkan tanggal 1 Mei, atau May Day, sebagai hari untuk mendukung kelas pekerja dan untuk memperingati Kerusuhan Haymarket.

Source: Illinois Labor History

Editor : Baskoro Septiadi
#Sejarah Hari Buruh Internasional #Mayday 2024 #Hari Buruh Internasional #Cikal Bakal Hari Buruh #Peringatan Hari Buruh #Kerusuhan HayMarket