Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Rachel Vennya Diusir dari Vila Mewah di Bali Gara-gara Bawa Mie Instan dan Berniat Masak Sendiri, Begini Curhatnya

Hardiana Ratnasari • Sabtu, 3 Februari 2024 | 03:17 WIB
Influencer Rachel Vennya curhat  di media sosial, bahwa dirinya baru saja mengalami insiden scam luxury villa di sebuah vila mewah di Bali. (Instagram @rachelvennya)
Influencer Rachel Vennya curhat di media sosial, bahwa dirinya baru saja mengalami insiden scam luxury villa di sebuah vila mewah di Bali. (Instagram @rachelvennya)

RADARSEMARANG.ID – Influencer Rachel Vennya curhat di media sosial, bahwa dirinya baru saja mengalami insiden scam luxury villa di sebuah vila mewah di Bali.

Melalui akun Instagram pribadinya, @rachelvennya, Rachel menceritakan kronologi kejadian scam luxury villa tersebut, pada Jumat (02/02/2024).

Awalnya, Rachel telah membooking vila tersebut untuk menghadiri acara DWP pada Desember 2023.

Namun, ia terpaksa batal menghadiri DWP, dikarenakan harus menghadiri acara performance anak-anaknya. Rachel berniat mengajukan refund, namun ditolak pihak vila.

Akhirnya mantan istri Niko Al Hakim ini meminta reschedule, dan pihak vila mengenakan biaya charge sebesar Rp 15 juta. Rachel pun menyetujuinya.

Biaya menginap Rp 25 juta per hari, dan Rachel membooking vila tersebut selama 3 hari.

Influencer Rachel Vennya curhat  di media sosial, bahwa dirinya baru saja mengalami insiden scam luxury villa di sebuah vila mewah di Bali. (Instagram @rachelvennya)
Influencer Rachel Vennya curhat di media sosial, bahwa dirinya baru saja mengalami insiden scam luxury villa di sebuah vila mewah di Bali. (Instagram @rachelvennya)

Rachel memesan private villa yang memiliki fasilitas dapur/kitchen, karena ia berencana untuk memasak sendiri di vila tersebut. Namun rupanya pihak vila tak mengizinkan, bahkan mereka membebankan corkage fee (biaya tambahan karena membawa makanan dari luar) pada Rachel.

"Karena aku pesannya private villa, ada kitchen-nya, jadi aku mikir mau masak. Aku beli mi instan, aku bawa sereal, trus aku bawa cemilan. Ya pokoknya aku belanjalah di supermarket. Juga bawa beberapa botol minuman, kita beli dari luar. Trus tiba-tiba kita diminta corkage fee.”

“Jadi, corkage fee itu kayak kalo misalnya kita di restoan atau di bar, trus kita bawa botol minuman sendiri, itu biasanya kita harus kayak bayar semacam denda. Nah, di vila ini, per botol itu dendanya Rp 400 ribu," beber Rachel.

Rachel terkejut mengetahui besaran nilai corkage fee yang harus ia keluarkan untuk tiap botol minuman yang ia bawa. Dirinya sama sekali tak menyangka ada aturan semacam itu, karena biasanya dia selalu bebas menggunakan area dapur apabila menginap di private villa.

“Aku nggak tahu ya ada rules itu, karena biasanya kalo misalnya aku pingin chill-chill, minum-minum di Bali, mau masak segala macem, ya nggak papa karena kita pesan private villa, kita nggak lagi di bar. Aku kayak bingung gitu, kan...” ujar Rachel.

Akhirnya, ibu dua anak ini mengajukan komplain ke pihak vila. Dan mereka mengatakan bahwa Rachel tidak boleh memasuki area dapur, sebab area dapur dalam vila tersebut adalah merupakan area restoran dan bar.

"Kita nggak boleh masuk di kitchen, karena setiap tools atau peralatan-peralatan memasak yang ada di vila ini, kalau kita mau pakai, kita harus bayar. Otomatis berarti kita nggak bisa masak di sini. Yang kedua, kita jadi ngerasa kayak... apa sih maksudnya?”

“Kita nanya dong, kenapa harus bayar lagi? Kan kita pesan private villa, (komplet) dengan kitchen segala macem. Dia bilang karena dia punya restaurant and bar,” jelas Rachel sambil berkeliling menunjukkan area kitchen/dapur yang diakui pihak vila sebagai bar/restoran.

Influencer Rachel Vennya curhat  di media sosial, bahwa dirinya baru saja mengalami insiden scam luxury villa di sebuah vila mewah di Bali. (Instagram @rachelvennya)
Influencer Rachel Vennya curhat di media sosial, bahwa dirinya baru saja mengalami insiden scam luxury villa di sebuah vila mewah di Bali. (Instagram @rachelvennya)

Rachel kembali bertanya, dimana letak restoran dan bar. Dan ternyata, restaurant and bar yang dimaksud pihak villa adalah kitchen alias dapur dimana Rachel sedang duduk, yang sebelumnya ia pikir ruangan tersebut adalah living room (ruang tamu/duduk).

Rachel kecewa akan peraturan di vila tersebut, dimana di websita vila tersebut sama sekali tidak dijelaskan mengenai peraturan-peraturan yang ia anggap “aneh” dan tak lazim.

"Ya kalo lu emang mau ada semacam rules-rules yang kayak gitu, kasih tahu di awal di website, atau di depannya, biar kita nggak ngerasa kayak ini tuh semacam keanehan," tutur Rachel.

Rachel berniat keluar dari vila, karena merasa tak nyaman. Akan tetapi pemilik vila justru lebih dulu mengusirnya secara halus, dengan menawarkan refund pada Rachel. Dan disetujui oleh Rachel.

Namun di hari-hari berikutnya, pemilik vila ternyata hanya me-refund sebesar 50 persen, yang semakin membuat Rachel merasa gregetan.

“Jadi kan aku mengharapkan kalau aku di-refund itu 25 juta, dikali dua, yaitu sekitar kayak 50 juta-an, plus uang reschedule yang dia minta, yaitu 15 juta. Jadi kita minta itu, tapi dia nggak mau bayar uang reschedule. Tapi dia (hanya) mau bayar 50 persen dari dua malam itu,” keluh Rachel.

“Aku sebenernya nggak terima ya, cuma kayak...aku jujur capek. Jujur, ini the worst villa I’ve ever been in Bali,” aku Rachel.

Baca Juga: Karyawan Indomaret Tanggapi Nyinyiran Netizen Perkara Dirinya Foto Bersama Kawan-kawannya yang Sukses Jadi Polisi dan TNI

Yang paling membuat Rachel gondok adalah pihak vila mengatainya bahwa dirinya tidak pernah berpengalaman menginap di vila mewah, hanya karena dirinya membawa snack, minuman dan mie instan dari luar. Padahal Rachel sendiri memiliki vila pribadi.

“Dia bilang kayak gini, ‘You book a luxury serviced villa and they come with their own drinks and p*p mie’. Jadi intinya dia kayak marah gitu, karena aku bawa p*p mie, trus nggak minta tolong chef-nya dia untuk masak ke kita. Hah, apa siiih, binguung bangeeet...,” ujar Rachel dongkol.

“’Your client never been in a luxury villa’. Gimana yah, aku mau jelasin juga nggak enak gitu, hati aku. Nah sebelumnya aku tuh pernah booking villa yang full service juga. Dan itu tuh misalnya aku bayar kayak berapa per malam, itu bahkan full service-nya udah include makan pagi, siang, malam, tidak ada charge tambahan.”

“Aku tuh jarang banget kasih review jelek ke suatu vila, karena aku sendiri punya vila. Tapi jujur, ini bener-bener experience yang ‘wow’ sih,” ungkap Rachel.

Rachel mengatakan bahwa para staf di vila tersebut sebenarnya bersikap baik, hanya saja pemilik dan manajemennya saja yang bermasalah.

Terlebih lagi pemilik vila tersebut diketahui bukanlah orang lokal Indonesia, dan yang datang menginap ke vila tersebut kebanyakan adalah tamu asing.

“Tapi ternyata yang booking ke sini tuh rata-rata foreigners ya. Turis gitu, maksudnya bukan orang lokal. Jadi aku disini mau kasih testimoni buat kalian orang lokal seperti aku, orang-orang Indonesia, tidak usah, kalian (bakalan) culture shock di vila ini," pungkasnya.

Unggahan Rachel Vennya ini mendapat tanggapan berbagai komentar kekesalan dari warganet.

"Spill vila nya biar ga angkuh," tulis akun @citrayulia7.

"cuyyy yg villa 3juta aja semalem dapurnya bebas mau dipake masak pake apapun sama kita, ini 25jt lohhhh????? ya bagi gue ga bngttt, and rachel aja bingunggg wkwk," kata akun @dhexaa_.

"Gue ga liat ini masalah “biasa” atau “cheap bali holiday” memang di Bali, terlalu banyak case locals dikesampingkan baik lokal indonesia atau lokal Bali asli. Berapa kali sih orang lokal bali di suruh geser dari pantai mereka sendiri karna disitu dibangun resort. Sering.," kata akun @shertinarara.

"Plis gausa komen : Dia gatau siapa Rachel, ini bukan soal itu tp harusnya emg host nya dr awal ud deskripsiin yg jelas, bukan malah nyusahin org yg rent apalagi merasa superior cm perkara org makan mi, makan mi = lu org rendahan, palak kau! Mi goreng enak," tulis akun @alwaysnjel.

"Langsung nonaktifkan komentar dong akun villa nya wkwk," kata akun @sabwatulmuna.

Editor : Agus AP
#vila di bali #villa #vila mewah di bali #luxury #rachel vennya #Scam