RADARSEMARANG.ID - Patah hati memang menjadi hal yang sangat menyakitkan bagi kebanyakan orang.
Perasaan tidak terima atas perlakuan yang diberikan dan ekspektasi yang dipatahkan oleh orang lain.
Membuat kita kehilangan semangat untuk melanjutkan hidup. Tapi membiarkannya berlarut larut juga bukanlah hal yang baik.
Kebanyakan dari kita memilih untuk menyibukkan diri setelah mendapati kenyataan kehilangan orang yang begitu penting dalam hidup kita.
Dan untuk menyimpan memori-memori tersebut, ada sebuah museum yang mengoleksi barang-barang peninggalan dari mantan orang terkasih lengkap dengan kisah dibaliknya.
Museum ini menampilkan koleksi barang dari pasangan-pasangan yang kisahnya kandas dari seluruh dunia.
Benda- benda tersebut kebanyakan merupakan hasil donasi dari pasangan-pasangan yang sudah tidak bersama lagi.
Tagline dari museum ini sendiri "When Your Heart Break, Send The Pieces Here".
Yang berarti dalam bahasa Indonesia saat hatimu hancur, kirimkan kepingannya kesini.
'Pieces' ini bisa berarti 2 arti, secara harafiah diartikan pecahan/potongan sedangkan dalam artian lain bisa diartikan barang barang.
Salah satu barang yang dipajang adalah sebuah pajangan ruangan bertuliskan angka 2.
Pajangan tersebut sebelumnya adalah milik sepasang kekasih asal Manila, Filipina.
Mereka tidak menyantumkan nama dalam catatan yang dipajang tersebut, hanya keterangan tahun 2007 dan pada musim panas.
Yang tragis hiasan tersebut diberi oleh sang pria karena wanita ini adalah wanita keduanya.
Tertulis di catatan " Ia memiliki wanita lain, dia tidak bisa menjadikanku nomer 1, sedangkan aku tidak tahan menjadi nomer 2 nya".
Benda lain adalah mainan berbentuk rumah batu Afrika, milik pasangan yang berasal dari Swiss dan Belanda.
Mereka bertemu di suatu pantai di Swiss, pertemuan mereka yang singkat ternyata cukup membekas.
Lalu mereka pun tidak bersama untuk waktu yang lama, hingga 43 tahun kemudian mereka bertemu lagi dengan kondisi yang sudah menua.
Sang pria menanyakan perihal kedatangan wanita tersebut, "Apakah kamu kesini untuk mengucapkan selamat tinggal?".
Pria tersebut pernah bermimpi wanita itu kesakitan karena penyakit yang diidapnya.
5 Tahun kemudian, wanita itu didiagnosis terkena penyakit tumor parah.
Itulah mengapa mainan rumah batu Afrika buatan pria itu didonasikan setelah menjadi "rumah kedua" bagi pasangan yang tidak pernah memiliki kesempatan bersama tersebut.
Masih banyak lagi benda-benda yang penuh kenangan tersimpan dalam museum tersebut.
Hampir semuanya memiliki kisah pilu sebelum mereka berakhir di museum ini.
Tertarik untuk mengunjunginya? lokasi Museum Of Broken Relationship berada di Zagreb, Kroasia.
Museum ini berarsitektur percampuran bangunan bergaya Baroque serta isi interior yang modern. (*/bas)
Editor : Baskoro Septiadi