RADARSEMARANG.ID, Kode saham AADI milik PT Adaro Andalan Indonesia Tbk belakangan jadi sorotan investor di Bursa Efek Indonesia.
Sebagai salah satu perusahaan energi dan pertambangan terintegrasi terbesar di Indonesia, AADI punya bisnis yang tidak hanya sebatas tambang batu bara.
Baca Juga: Kronologi Sopir Truk Tertimpa Muatan Batu Bara di Hanoman Semarang
Lantas, apa itu AADI?
Bagaimana sejarah, lini bisnis, dan prospeknya ke depan? Simak kupasan tuntas profil lengkap PT Adaro Andalan Indonesia Tbk berikut ini.
1. Profil Singkat ADARO
PT Adaro Andalan Indonesia Tbk adalah perusahaan holding yang bergerak di bidang energi dan pertambangan terintegrasi di Indonesia, dengan kode saham AADI di Bursa Efek Indonesia (JKT).
Baca Juga: Daftar Kode Saham dari A sampai Z, Sejumlah Emiten yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia
Perusahaan ini didirikan pada 1 Desember 2004 dengan nama awal PT Alam Tri Abadi, berkantor pusat di Cyber 2 Tower Lantai 26, Jl. H.R. Rasuna Said Blok X-5 No.13, Jakarta Selatan 12950, dan memiliki situs resmi di https://adaroindonesia.com.
Saat ini PT Adaro Andalan Indonesia Tbk mempekerjakan sekitar 2.970 hingga 5.001–10.000 karyawan, dengan area operasi utama di Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, dan Sumatera Selatan.
2. Sejarah dan Perkembangan Perusahaan
AADI didirikan pada tahun 2004 dengan nama awal PT Alam Tri Abadi. Seiring waktu, perusahaan secara konsisten memperluas bisnisnya ke berbagai sektor pendukung. a660
Strategi utama AADI adalah membangun rantai pasokan terintegrasi "pit-to-port".
Artinya bisnis dimulai dari kegiatan penambangan sebagai titik awal, hingga pelabuhan sebagai titik akhir sebelum batu bara dikirim ke pelanggan.
Melalui model ini, Adaro tumbuh menjadi salah satu perusahaan pertambangan batu bara terintegrasi terbesar di Indonesia, dengan model bisnis yang kuat dan terdiversifikasi.
Perlu dicatat, AADI merupakan bagian dari Grup besar yang dulunya bernama Adaro Group.
Saat ini induk usahanya bernama *PT Alamtri Resources Indonesia Tbk*, yang sebelumnya dikenal sebagai PT Adaro Energy Indonesia Tbk. 4d2a
3. Lini Bisnis Utama
AADI tidak hanya fokus di batu bara.
Bisnisnya sudah terdiversifikasi ke 8 pilar utama:
1. Pertambangan Batu Bara
Tiga operasi tambang terbesar yang dikelola adalah AI, BCC, dan MIP. Perusahaan bergerak di pertambangan batu bara bituminous dan lignite.
2. Jasa Pertambangan & Logistik
Meliputi jasa barging batu bara, transshipment, transportasi BBM, pengerukan sungai, pengelolaan terminal dan stockpile, stevedoring, hingga operasional galangan kapal.
3. Ketenagalistrikan
Berbisnis di pembangkit listrik, sewa pembangkit dan kegiatan pendukungnya.
Baca Juga: Janjian Tawuran via Medsos Berujung Maut, Remaja 14 Tahun di Salatiga Tewas Disiram Air Keras
4. Pengelolaan Sumber Daya Air
Konstruksi dan pemeliharaan sistem penyediaan air minum, jasa pemompaan air tambang, water treatment.
5. Pengelolaan Aset Lahan
6. Perkebunan
Kelapa sawit, karet, dan tanaman penghasil lateks lainnya
7. Investasi
8. Konsultasi Manajemen Lainnya
4. Kinerja Keuangan dan Deviden
Sebagai emiten energi, kinerja AADI sangat dipengaruhi oleh harga batu bara global.
Data Terbaru 2025:
- Pendapatan TTM: Rp 86,12 Triliun
- Laba Bersih TTM*: Rp 12,72 Triliun
- Harga Saham 5 Agustus 2026: Rp 9.100, naik 30,47% dalam 1 tahun.
Salah satu daya tarik AADI adalah dividennya. Pada 7 November 2025, Direksi mengumumkan pembagian dividen interim tunai sebesar US$250 juta untuk tahun buku 2025.
Dengan 7,7 miliar saham beredar, setiap saham mendapat US$0,0321.
Baca Juga: Saksi Dahlan Iskan Ungkap Saham PT Dharma Nyata Press Sudah Dikembalikan ke Jawa Pos Grup
5. Apa yang Membuat Adaro Berbeda?
Keunggulan AADI ada pada model bisnis terintegrasi. Dengan menguasai rantai dari tambang sampai pelabuhan, perusahaan bisa mengontrol biaya dan efisiensi operasional.
Selain itu, AADI juga mulai berekspansi ke energi baru terbarukan melalui Grup AlamTri untuk mendukung pertumbuhan ekonomi hijau di Indonesia.
Kode saham AADI milik PT Adaro Andalan Indonesia Tbk adalah representasi dari perusahaan energi terintegrasi dengan fondasi bisnis batu bara yang kuat, namun terus berekspansi ke logistik, air, listrik, dan perkebunan.
Dengan sejarah sejak 2004, kinerja keuangan solid, dan komitmen pada dividen, AADI menjadi salah satu pilihan investor untuk sektor energi di BEI.
Namun seperti saham komoditas lainnya, harga AADI tetap dipengaruhi volatilitas harga batu bara global.
Sebelum berinvestasi, pastikan kamu sudah riset fundamental dan teknikal AADI lebih lanjut.
Informasi ini bukan ajakan jual/beli saham. Keputusan investasi ada di tangan kamu sendiri. (tas)
Editor : TasropiSumber : BEI