RADARSEMARANG.ID — Kementerian Sosial mengatakan bahwa distribusi bantuan sosial pada bulan April 2026 bisa dilakukan lebih awal setelah tanggal pembaruan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) dipindahkan lebih dulu.
Menteri Sosial Saifullah Yusuf menyampaikan bahwa pemerintah bersama Badan Pusat Statistik (BPS) telah mempercepat jadwal pengumpulan pembaruan data DTSEN.
Data ini menjadi dasar dalam penyaluran bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) dan Program Sembako.
Baca Juga: Cara Ambil Bansos Ibu Hamil Rp3 Juta yang Cair April-Juni 2026, Ini Syarat, Jadwal dan Cek Penerima
Dengan menerima data pemutakhiran lebih dulu, pemerintah punya waktu lebih lama untuk memproses pengucuran bansos.
Sehingga, kata Gus Ipul, bantuan kepada masyarakat bisa diberikan lebih cepat dan lebih tepat sasaran.
Ia menjelaskan, bansos disalurkan melalui dua cara, yaitu melalui perbankan yang tergabung dalam Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) dan melalui PT Pos Indonesia.
Gus Ipul juga menjelaskan bahwa penyaluran bantuan sosial di kuartal pertama tahun 2026 menunjukkan hasil yang baik.
Bantuan untuk Program Keluarga Harapan (PKH) dan Program Sembako sudah terdistribusikan lebih dari 96 persen ke para penerima manfaat.
Secara umum, data DTSEN kita terima pada tanggal 20 di setiap semester.
“Sekarang kita lanjutkan ke tanggal 10, mulai 10 April dan seterusnya. Hasil pemutakhiran tersebut akan menjadi acuan dalam penyaluran bansos setiap bulannya," ujar Saifullah Yusuf atau Gus Ipul, sebagaimana dilaporkan dari laman resmi Kemensos, Jumat (3/4/2026).
"Dengan waktu yang lebih banyak untuk menyalurkan, kita berharap persentase penyaluran bisa terus naik," katanya.
Untuk kuarter II tahun 2026, Kemensos berencana meningkatkan kualitas data DTSEN agar lebih mantap, sehingga pembagian bantuan sosial selama bulan April hingga Juni bisa dilakukan tepat waktu kepada masyarakat yang memenuhi syarat secara benar.
Baca Juga: Cara Ambil Bansos Ibu Hamil Rp 3 Juta yang Cair April-Juni 2026, Ini Syarat, Jadwal dan Cek Penerima
Mensos juga memperingatkan para penerima manfaat untuk menggunakan bantuan dengan bijak sesuai dengan kebutuhan keluarga mereka.
"Kami mengajak secara perlahan untuk berpartisipasi dalam program pemberdayaan sosial agar keluarga yang menerima manfaat di masa depan akan lebih mandiri," katanya.
Langkah ini dianggap sebagai upaya pemerintah untuk memperbaiki masalah yang sering terjadi dalam bansos, yaitu keterlambatan dalam menyalurkan bantuan dan ketidakakuratan dalam menentukan penerima.
Pada kuartal pertama tahun 2026, penyaluran dua program utama sudah mencapai lebih dari 96 persen.
Baca Juga: BLT Kesra Rp900 Ribu Benarkah Cair? Cek Bansos April 2026
Tiga Bansos Utama Cair April
Dari bulan April sampai Juni 2026, ada tiga program bantuan yang akan diberikan lagi.
1. Program Keluarga Harapan (PKH) masih menjadi fondasi utama dalam memberikan perlindungan sosial.
Bantuan ini diberikan setiap tiga bulan kepada keluarga yang tidak mampu, dengan komponen meliputi ibu hamil, anak yang sedang sekolah, lansia, hingga orang dengan disabilitas.
Besaran bantuan berbeda-beda, mulai dari Rp225 ribu sampai Rp750 ribu per komponen, tergantung pada kategori penerima dalam satu keluarga.
2. Bantuan Pangan Non Tunai atau program sembako kembali diberikan dalam bentuk saldo elektronik.
Baca Juga: Bansos April 2026 PKH dan BPNT Tahap 2 Cair Minggu Ketiga, Segera Cek Status KPM
Sebelumnya, penerima mendapatkan Rp600 ribu selama tiga bulan, dan kini pembayaran dilanjutkan lagi sesuai dengan masa berlakunya.
Dana tersebut bisa digunakan untuk membeli kebutuhan sehari-hari di e-warong atau agen resmi dengan menggunakan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS).
3. Program Indonesia Pintar (PIP) masih berlangsung hingga April dalam proses pencairannya.
Bantuan pendidikan ini diberikan kepada pelajar mulai dari jenjang PAUD sampai SMA dengan besaran uang bantuan mulai dari Rp450 ribu hingga Rp1,8 juta per tahun.
Baca Juga: BLT Kesra Rp900 Ribu Benarkah Cair? Cek Bansos April 2026
Tahun ini, pemerintah mulai memperluas kelompok penerima manfaat hingga ke pendidikan usia dini.
Kementerian Sosial menetapkan bahwa penyaluran bantuan sosial untuk bulan April, Mei, dan Juni harus berlangsung sesuai jadwal dan sampai kepada masyarakat yang memenuhi syarat.
Proses penyaluran bantuan sosial dilakukan melalui dua saluran utama, yaitu perbankan yang merupakan bagian dari Himpunan Bank Negara (Himbara) dan PT Pos Indonesia.
Distribusi bantuan sosial melalui Bank Himbara mengikuti ketentuan yang terdapat dalam Perpres Nomor 63 Tahun 2017 yang mewajibkan pelaksanaan penyaluran bantuan sosial secara non-tunai melalui bank-bank Himbara, termasuk BNI, BRI, Bank Mandiri, dan BTN.
Namun, ada pengecualian untuk kelompok rentan seperti penyandang disabilitas berat, lansia yang tidak produktif, mantan penderita penyakit kronis, komunitas adat terpencil, serta warga yang tinggal di daerah tanpa fasilitas perbankan yang diizinkan untuk menerima bantuan sosial melalui PT Pos.
Untuk memeriksa bantuan sosial bulan April 2026 masyarakat bisa mengecek status penerima bantuan sosial melalui saluran resmi pemerintah.
Baca Juga: Bansos April 2026 PKH dan BPNT Tahap 2 Cair Minggu Ketiga, Segera Cek Status KPM
Berikut adalah langkah-langkah untuk memeriksa status bantuan sosial:
Melalui Situs Resmi Kemensos:
Kunjungi laman https://cekbansos. kemensos. go.id
Masukkan informasi wilayah sesuai dengan KTP (provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, desa/kelurahan)
Baca Juga: Bansos April 2026 PKH dan BPNT Tahap 2 Cair Minggu Ketiga, Segera Cek Status KPM
Ketik nama lengkap penerima sesuai dengan KTP Isi kode captcha yang ditampilkan
Klik “Cari Data”
Melalui Aplikasi Cek Bansos:
Unduh aplikasi Cek Bansos yang tersedia di Play Store atau App Store.
Daftar atau masuk menggunakan data NIK/KK dan informasi lain yang sesuai dengan KTP.
Setelah berhasil masuk, pilih menu “Cek Bansos / Cek Penerima”.
Baca Juga: Bansos April 2026 yang Cair Lewat Kantor Pos Apa Saja? Berikut ini Syarat dan Cara Ambil Dananya
Masukkan informasi sesuai dengan KTP.
Klik “Cari Data”.
Sistem akan menunjukkan status penerima bantuan sosial, mencakup PKH, BPNT, dan bantuan lainnya.
Informasi penerima merujuk pada DTSEN yang diperbaharui secara rutin melalui proses verifikasi dan validasi oleh pihak pemerintah daerah.
Baca Juga: Bansos April 2026 yang Cair Lewat Kantor Pos Apa Saja? Berikut ini Syarat dan Cara Ambil Dananya
Kriteria dan Persyaratan Penerima Bansos 2026:
Individu yang merupakan Warga Negara Indonesia (WNI) dengan KTP dan Kartu Keluarga (KK) yang valid
Terdaftar di DTSEN
Termasuk dalam kategori keluarga yang tergolong miskin atau rentan
Tidak sedang mendapatkan bantuan serupa dari program pemerintah lainnya
Bukan merupakan Pegawai Negeri Sipil (PNS), anggota TNI, ataupun penegak hukum Polri
Baca Juga: Bansos April 2026 yang Cair Lewat Kantor Pos Apa Saja? Berikut ini Syarat dan Cara Ambil Dananya
Pada tahun 2026, pemerintah juga akan mengubah beberapa kriteria.
Untuk PKH, fokus bantuan akan diberikan kepada keluarga yang berada dalam desil 1 hingga 4.
Sementara itu, BPNT sekarang akan diprioritaskan untuk masyarakat dalam desil 1 hingga 4 dan tidak lagi mencakup desil 5.
Cara untuk Mencairkan Bansos 2026
Baca Juga: Kemensos Percepat Pencairan Bansos Triwulan II: Cek Link, Nominal dan Jadwal Bansos Cair April 2026
Cara Mencairkan Bansos melalui Bank Himbara
Bantuan akan langsung dikirimkan ke rekening para penerima
Penerima dapat mengambil dana melalui mesin ATM Bank Himbara
Pencairan juga dapat dilakukan melalui teller di bank
Penerima harus menunjukkan KTP atau kartu KKKS
Cara Mencairkan Bansos melalui Pos
Baca Juga: Bansos April 2026 ATENSI YAPI Tahap 2 Cair, Anak Yatim Piatu Terima Rp600 Ribu
Penerima akan mendapatkan surat undangan pencairan yang disampaikan oleh petugas desa/kelurahan atau kurir PT Pos Penerima harus pergi ke kantor pos terdekat atau lokasi yang ditentukan
Datang sesuai dengan waktu yang tertera dalam surat undangan
Untuk lansia dan individu dengan disabilitas, pencairan akan dilakukan secara langsung di rumah. (fal)
Editor : Baskoro Septiadi