RADARSEMARANG.ID - Sebanyak 1.130 mahasiswa Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) diterjunkan dalam Kuliah Kerja Nyata (KKN) Semester Gasal 2026/2027 di empat kabupaten. Mereka tak hanya menjalankan program pengabdian masyarakat, tetapi juga mengemban tugas sebagai duta antinarkoba untuk mengedukasi generasi muda yang rentan terpapar penyalahgunaan narkotika.
Mahasiswa akan disebar di Kabupaten Semarang, Kendal, Demak, dan Grobogan. Program tersebut menjadi implementasi kerja sama UPGRIS dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Jawa Tengah. Selain sosialisasi antinarkoba, mahasiswa juga menjalankan program stunting, kesehatan, UMKM, pendidikan, literasi digital, dan numerasi.
Rektor UPGRIS Sapto Budoyo menegaskan, KKN bukan sekadar memenuhi kewajiban akademik. Menurutnya, mahasiswa harus mampu memberi manfaat nyata bagi masyarakat.
"KKN ini bukan sekedar hanya menggugurkan kewajiban SKS, tetapi KKN ini merupakan laboratorium para mahasiswa belajar berkehidupan secara nyata di dalam masyarakat," ujarnya.
Ia menjelaskan, tema KKN tahun ini adalah UPGRIS Berdampak. Tema tersebut diwujudkan melalui berbagai program yang berorientasi pada penyelesaian persoalan di masyarakat, termasuk pencegahan penyalahgunaan narkoba.
Sapto mengatakan, kerja sama dengan BNN menjadi pembeda pelaksanaan KKN tahun ini. Mahasiswa tidak hanya mendapat pembekalan, tetapi juga memiliki tanggung jawab mengedukasi masyarakat.
"Itu artinya mahasiswa ada kewajiban untuk mensosialisasikan dan bukan sekedar itu saja, melakukan pendampingan dan memberikan contoh agar generasi muda gitu ya, eh jauh dari narkoba," katanya.
Sementara Kepala Pusat Pemberdayaan Masyarakat dan KKN UPGRIS Arisul Ulmuuddin mengatakan, kolaborasi tersebut merupakan tindak lanjut atas permohonan BNN Provinsi Jawa Tengah agar insan kampus ikut terlibat dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika.
"Kemudian yang kedua adalah berkesinambungan dengan program KKN di Kendal, Kabupaten Semarang, Kabupaten Grobogan, dan Kabupaten Demak ini bagaimana nanti mahasiswa bisa menjadi duta anti narkotika ya, yang kemarin juga sudah diberikan pembekalan secara langsung oleh Kepala BNN," ujarnya. (kap)