Berita Semarang Raya Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Event Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Foto Jateng

Usai Dilantik, Pengurus IKA Medica Undip Siap Kontribusi pada Pengabdian, Riset Kesehatan hingga MBG

Ida Fadilah • Senin, 24 November 2025 | 13:03 WIB
Pelantikan Pengurus Pusat Ikatan Alumni Medica Universitas Diponegoro (Ika Medica Undip) di Hotel Santika Premier, Sabtu (22/11/2025).
Pelantikan Pengurus Pusat Ikatan Alumni Medica Universitas Diponegoro (Ika Medica Undip) di Hotel Santika Premier, Sabtu (22/11/2025).

 

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Ikatan Alumni Medica Universitas Diponegoro (Ika Medica Undip) memprioritaskan penguatan pengabdian masyarakat, edukasi, pemanfaatan teknologi modern bagi mahasiswa serta kontribusi nyata di bidang kesehatan nasional.

Komitmen itu usai IKA Medica Undip periode 2025–2030 resmi dilantik, kemarin di Semarang.

Ketua IKA Medica Undip yang baru dilantik, Brigjen Pol Dr. dr. Sumy Hastry Purwanti, menegaskan kepengurusan periode ini akan bekerja untuk membawa nama Fakultas Kedokteran Undip semakin dikenal melalui karya dan kiprah para alumninya.

“Harapan saya sebagai ketua adalah membawa nama Fakultas Kedokteran secara khusus dan Undip secara umum untuk lebih baik dan lebih tampak kiprahnya, baik dalam akademisi, pengalaman, maupun karya-karya alumni,” tegasnya, Sabtu (22/11/2025).

Ia bersama pengurus menegaskan akan menguatkan komitmen para alumni untuk berkontribusi tidak hanya di lingkungan akademik saja.

Namun juga secara langsung dalam peningkatan kualitas kesehatan masyarakat Indonesia.

Salah satunya melalui program prioritas pendataan dan penguatan jejaring alumni dari Sabang sampai Merauke. Menurut Hastry, data yang lengkap penting untuk memudahkan koordinasi dan kolaborasi.

Di bidang pengabdian kepada masyarakat, IKA Medica akan bersinergi langsung dengan fakultas, termasuk dalam kegiatan kesehatan, penelitian, dan pendampingan mahasiswa.

“Kita akan turun bersama teman-teman Fakultas Kedokteran untuk program-program pengabdian masyarakat, penelitian, hingga pengembangan kompetensi mahasiswa agar menjadi dokter lulusan Undip yang ditunggu masyarakat, ” ujarnya.

Saat ini, jumlah anggota yang tergabung mencapai sekitar 40 orang dari berbagai program studi, termasuk Kedokteran, Keperawatan, Kedokteran Gigi, Kesehatan Masyarakat, Gizi, dan Farmasi.

Hastry, yang juga menjabat Kepala Biro Laboratorium Kedokteran dan Kesehatan di Kepolisian, membuka peluang penelitian mahasiswa melalui fasilitas laboratorium DNA dan biomedis.

Ia menilai perkembangan teknologi kedokteran harus diikuti oleh seluruh alumni dan mahasiswa. “Laboratorium DNA dan biomedis sangat berperan untuk penelitian, penemuan penyakit baru, diagnosis, dan terapi yang semakin kompleks,” jelasnya.

IKA Medica juga siap berkolaborasi dalam mendukung program pemerintah, termasuk program makan bergizi gratis (MBG) bagi siswa. Mereka akan membantu memastikan kualitas dan kelayakan nutrisi makanan melalui pemeriksaan medis.

Tak kalah penting, IKA Medica Undip memiliki bidang khusus yang menyoroti aspek hukum kedokteran. Hastry menekankan pentingnya edukasi terkait regulasi baru.

“Kita akan sosialisasi kepada mahasiswa dan alumni tentang ketentuan hukum terbaru, termasuk KUHP baru, agar para dokter tahu apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan dalam praktik,” tuturnya.

Sementara itu, Dekan Fakultas Kedokteran Undip, dr. Yan Wisnu Prajoko, menyambut baik pelantikan ini. Ia menegaskan kolaborasi antara fakultas dan IKA Medica akan memperkuat kontribusi Undip bagi masyarakat.

“Kami ingin FK Undip dan alumni memberikan kontribusi nyata atas problem kesehatan masyarakat,” katanya.

Ia menyebutkan beberapa program pengabdian yang telah berjalan. Di antaranya, berkontribusi dalam penurunan angka kematian ibu dan anak di Kabupaten Brebes, keterlibatan dalam program penyediaan air bersih melalui teknologi desalinasi, pemberian nutrisi bergizi untuk bayi dan ibu hamil, serta kesiapan mendukung program spelling Pemprov Jawa Tengah melalui penugasan dokter spesialis.

"FK Undip bahkan sudah mengirimkan sejumlah dokter spesialis penyakit dalam dan kesehatan anak untuk membantu daerah-daerah yang membutuhkan," tuturnya.

Wakil Ketua Umum IKA Undip, Setyo Maharso, menilai IKA Medica merupakan salah satu fakultas dengan jaringan alumni paling kuat karena para dokter Undip tersebar hingga pelosok Indonesia.

Ia berharap kepengurusan baru dapat merangkul lebih banyak alumni sehingga nama Fakultas Kedokteran Undip semakin dikenal secara nasional. “Saya berharap ke depan nama Fakultas Kedokteran Undip bisa lebih bergaung di nasional,” ujarnya. (ifa)

Editor : Baskoro Septiadi
#Ika Medica FK Undip