RADARSEMARANG.ID — Kabar menyegarkan buat bapak ibu guru yang sedang membaca radarsemarang dimanapun berada,
Sebentar lagi bulan oktober habis dan berganti bulan november.
Biasanya di akhir tahun ini banyak agenda untuk liburan long weekend ke luar kota.
Nah, suasana ini cocok buat panjenengan semua bapak ibu Guru Non ASN, atau Guru Honorer Indonesia.
Tahun 2026, Mendikdasmen Prof Dr Abdul Mu ti menegaskan insentif guru honorer naik menjadi Rp 400 ribu per bulan.
Menteri Abdul Mu’ti menyebut, insentif bagi guru honorer merupakan suatu hal baru yang ada di 2025.
Tahun ini, insentif guru diberikan untuk lebih dari 300 ribu guru yang masing-masingnya menerima Rp 300 ribu.
“Tahun ini untuk 7 bulan diberikan satu kali pada bulan Juli yang lalu, sehingga masing-masing guru honorer menerima Rp 2,1 juta untuk tahun 2025,” ujar Abdul Mu’ti Rabu, (22/10/2025).
Untuk tahun anggaran 2026, Mendikdasmen Abdul Muti mengucapkan terima kasih atas perjuangan Komisi X DPR RI karena tunjangan atau insentif guru honorer naik Rp 100 ribu.
Dengan demikian, mulai 2026, guru honorer akan mendapatkan insentif Rp 400 ribu per bulan yang ditransfer langsung ke rekening masing-masing guru.
“Ini merupakan terobosan-terobosan yang Alhamdulillah dapat kita lakukan mulai tahun-tahun ini dan tahun-tahun yang akan datang,” ujarnya.
Daftar Tunjangan Guru Non ASN/ Daftar Tunjangan Guru Honorer
1. Tunjangan Profesi Guru (TPG)
Telah disalurkan Rp 6,56 triliun kepada 395.967 guru dari target 392.802 guru.
Tingkat capaian dari program ini adalah 100,8%.
TPG 2025 naik dari semula Rp 1,5 juta/bulan menjadi Rp 2 juta/bulan yang disalurkan langsung ke rekening guru.
2. Tunjangan Khusus Guru (TKG)
TKG untuk guru di daerah 3T telah disalurkan sebesar Rp 337,28 miliar kepada 26.763 guru dari target 28.892 guru.
Tingkat capaian dari program ini adalah 92,6%.
3. Bantuan Insentif
Telah disalurkan Rp 736,31 miliar kepada 347.383 guru dari target 363.680 guru.
Tingkat capaian 95,5%.
Insentif guru non ASN diberikan kepada guru non ASN yang belum memiliki sertifikasi pendidik atau serdik.
Bantuan ini dilakukan perluasan cakupan penerima insentif guru yang semula 57 ribu guru menjadi 363.680 guru.
4. Bantuan Subsidi Upah (BSU)
Telah disalurkan Rp 143,44 miliar kepada 239.061 guru PAUD Nonformal dari target 253.407 guru. Tingkat capaian 94,3%.
Baca Juga: Cara Download SK Penerima Bantuan Insentif Guru Honorer Non ASN 2025 PAUD-SMA/SMK
Pendidik PAUD nonformal nonASN menerima BSU sebesar Rp 600 ribu sebagai bagian dari kebijakan stimulus ekonomi. (fal)
Editor : Baskoro Septiadi