Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Event Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Foto

Universitas Nasional Karangturi Launching Laboratorium Fermentasi Berbasis Tempe

Muhammad Hariyanto • Sabtu, 19 Juli 2025 | 21:11 WIB

 

Rektor Universitas Nasional Karangturi Dra Lusiawati Dewi berbaju merah saat launching Laboratorium Fermentasi
Rektor Universitas Nasional Karangturi Dra Lusiawati Dewi berbaju merah saat launching Laboratorium Fermentasi

RADARSEMARANG.ID, - Universitas Nasional Karangturi Semarang terus berinovasi untuk bersaing dengan perguruan tinggi lainnya.

Inovasi terbaru ini, Universitas Nasional Karangturi melaunching Laboratorium Fermentasi Tempe, Sabtu (19/7/2025).

Inovasi ini masuk dalam pendidikan akademik Program Studi S1 Teknologi Pangan.

Rektor Universitas Nasional Karangturi, Dra Lusiawati Dewi, MSc, mengungkap perguruan tinggi Universitas Nasional Karangturi ingin memfokuskan diri untuk pengembangan teknologi pangan.

"Untuk itu kami memilih suatu tema yaitu tentang teknologi fermentasi. Ini diawali dengan proses pembuatan tempe dan inovasinya," ungkapnya di sela kegiatan launching kepada Jawa Pos Radar Semarang, Sabtu (19/7/2025).

Laboratorium Fermentasi yang dilaunching ini nantinya juga untuk kepentingan mahasiswa. Selain itu juga memberikan ketrampilan masyarakat untuk mendukung kemajuan UMKM.

Rektor Universitas Nasional Karangturi Dra Lusiawati Dewi berbaju merah saat launching Laboratorium Fermentasi
Rektor Universitas Nasional Karangturi Dra Lusiawati Dewi berbaju merah saat launching Laboratorium Fermentasi

"Lab ini untuk kepentingan pelayanan mahasiswa. Nanti akan ada pelatihan pelatihan serta meningkatkan UMKM dan keterampilan anak anak remaja dan SMA yang lainnya," bebernya.

Menurutnya, tempe bisa juga untuk berbagai macam produk olahan makanan dan disukai banyak masyarakat. Inovasi ini akan terus dikembangkan untuk fermentasi jenis-jenis lainnya.

"Jadi semuanya adalah pengolahan pangan dengan inovasi yang ada. Tempe itu adalah makanan fermentasi asli Indonesia, beda dengan tahu, kalau tahu itu China," bebernya.

"Sehingga kami ingin mengambangkan kearifan pangan yang berasal dari Indonesia yang berkelanjutan. Untuk itu maka kami pengembangan tempe ini satu dari aspek hiegeinisnya," tegasnya.

Terkait mendukung peningkatan UMKM, pihaknya menjelaskan launching ini, juga dihadiri dari kalangan PKK. Menurutnya, nantinya untuk memberikan pelatihan baik dalam proses pembuatan maupun pengolahan pangan.

"Jadi dari tempe beragam. Kemudian nanti kita olah menjadi makanan, minuman yang itu nantinya diharapkan masyarakat mulai untuk menikmati atau gemar makan makanan asli Indonesia," katanya.

Sehingga, produksi tempe yang ada di UMKM nantinya dapat berkembang dan bisa memproduksi yang terus meningkat.

"Tempe di Indonesia menjadi warisan budaya Indonesia sehingga orang makan tempe itu berbangga hati. Kalau dulu orang makan tempe diledek, tetapi sekarang harus bangga, dan itu menjadi produk Indonesia yang asli," jelasnya.

"Kami akan terus untuk meningkatkan produk yang bisa diterima masyarakat terutama yang berbahan dasar tempe," katanya.

Lusiawati juga menyampaikan, visi misi yang dilakukan adalah kewirausahaan. Sehingga dengan adanya laboratorium Fermentasi ini, dapat juga menumbuhkan jiwa mahasiswa yang berwirausaha.

"Walaupun nanti mahasiswa Lulus tidak mau wirausaha sendiri, misalkan di industri, tidak apa apa. Tapi dia daya juangnya sudah terlatih, yang penting tidak mudah putus asa," katanya.

Pihaknya juga menyampaikan, tahun 2025 ini merupakan titik terang bagi universitas Nasional Karangturi. Menurutnya, karena prestasi prestasi dosen dan mahasiswa sudah mulai di ukir satu demi satu.

"Dan juga bersyukur, bahwa kami masih mendapatkan peningkatan jumlah mahasiswa untuk tahun ini. Saya juga berterimakasih kepada dosen dan mahasiswa yang juga telah bersama sama untuk berjuang untuk berkiprah masyarakat untuk tercapai hasil hasil yang baik," ujarnya.

Terkait Dies Natalis ke 8 Universitas Nasional Karangturi ini, Lusiawati berharap, akan semakin maju dan mahasiswa-mahasiswi yang telah lulus dapat berguna bagi negara maupun dirinya sendiri.

"Yang jelas saya inginnya tidak ada pengangguran lulusan dari sini. Jadi kalau misalkan industri tidak ada lowongan pekerjaan, mereka bisa untuk bisa produksi sendiri jual sendiri, ini kan pekerjaan sedang susah.

"Oleh karena itu saya ingin melatih mahasiswa disini untuk bisa untuk berlatih berkreasi lapangan pekerjaan. Kami bisa berkolaborasi dengan program studi yang lain misalkan manajemen, itu kami kolaborasikan," pungkasnya. (mha)

Editor : Agus AP
#Dra Lusiawati Dewi #web #Universitas Nasional Karangturi Semarang #Unkartur #Laboratorium Fermentasi Tempe