Berita Semarang Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Event Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Foto

Waspada Quishing, Modus Penipuan Gaya Baru yang Melibatkan QR Code, Berikut Cara Antisipasinya

Aris Hariyanto • Kamis, 25 Januari 2024 | 22:30 WIB
Ilustrasi penggunaan QR code.
Ilustrasi penggunaan QR code.

RADARSEMARANG.ID - Istilah Quishing untuk sebagian orang mungkin masih terdengar asing ditelinganya.

Apalagi jika istilah Quishing dikaitkan dengan aktifitas digital yang melibatkan QR code dalam suatu kegiatan online.

Jika tidak hati-hati, QR code dapat dimanfaatkan oleh pengguna yang tidak bertanggung jawab (penipu) untuk melakukan tindak kejahatan digital.

Selanjutnya, tindak kejahatan yang memanfaatkan QR code untuk menjerat korban dengan modus penipuan ini disebut dengan Quishing.

Dengan kata lain, Quishing merupakan bentuk penipuan gaya baru yang melibatkan QR code dalam suatau tindakan kejahatan di dunia online.

Berbeda dengan phishing yang menggunakan link tautan berbasis teks dalam email, platform digital, atau barang fisik.

Namun, cara kerja Quishing hampir mirip seperti penipuan phishing, yang biasanya melibatkan email atau pesan teks yang berisi tautan berbahaya.

Dalam penipuan pishing, saat penerima mengklik tautan tersebut, mereka akan diarahkan ke situs web berbahaya.

Dari situs web yang berbahaya itu, (mereka penjahat siber) akan berusaha mencuri informasi data sensitif, seperti kredensial login atau memasukkan malware di perangkat si penerima.

Sedangkan Quishing, penjahat siber akan memanfatkan QR code sebagai ganti dari pishing, namun tujuan arahnya tetap sama ke situs web berbahaya.

Ketika pengguna memindai QR code, perangkat mereka dapat mengekstrak tautan yang ditunjukkan dan membuka URL tersebut di browser mereka.

Meski begitu, penggunaan QR code dalam Quishing akan membuatnya jauh lebih sulit untuk dideteksi dan diblokir.

Hal itu dikarenakan tehnik Quishing yang menggunakan QR code akan langsung dapat diterjemahkan menjadi URL.

Mengidentifikasi QR code dalam email dan mengekstrak URL-nya jauh lebih sulit daripada sekadar membaca tautan dari teks pesan.

Beberapa cara untuk mengantisipasi kejahatan Quishing ini adalah sebagai berikut:

1. Jangan asal memindai QR code yang tidak dikenali atau tidak dapat dipercaya dari pihak manapun.

2. Periksa apakah QR code tampak rusak, diubah, atau ditutupi dengan stiker, serta visualnya jelas atau ada yang blur.

3. Jika menggunakan aplikasi pemindai QR code, pilih dengan jeli yang memiliki fitur keamanan tinggi.

4. Jangan memasukkan informasi pribadi, keuangan, atau login ke situs web yang dapat dibuka melalui QR code, kecuali Anda yakin situs web tersebut aman dan sah.

5. Gunakan antivirus dan firewall pada perangkat untuk melindungi dari malware yang kemungkinan otomatis terunduh melalui QR code.

Dengan demikian, Quishing merupakan modus penipuan baru di era digital yang menggunakan QR code untuk menjerat korban.

Meningkatnya penggunaan QR code di berbagai bidang, penting untuk waspada dan berhati-hati saat memindai kode QR.

Jangan sampai QR code menjadi pintu masuk bagi penipu atau penjahat siber untuk mengakses dan mencuri data sensitif dari perangkat Anda.

Semoga bermanfaat, ^_^.

Editor : Baskoro Septiadi
#malware #Quishing #Modus Penipuan #QR Code