RADARSEMARANG.ID, KENDAL-Ratusan sekolah di Kabupaten Kendal mengalami kekosongan guru dan pejabat kepala sekolah.
Bahkan, saat ini ada 181 sekolah tingkat SD maupun SMP yang tidak memiliki kepala sekolah (Kepsek) definitif.
Ratusan lembaga pendidikan yang tidak memiliki Kepsek definitif meliputi 172 SD dan 9 SMP. Itu tersebar di berbagai kecamatan di Kabupaten Kendal.
Baca Juga: Korban Sempat Ancam Ibu dan Adik Pakai Pisau, Begini Pengakuan Ayah Bunuh Anak di Semarang
"Kami sudah siapkan proses pengisian kepsek. Karena aturan terbaru kan kepala sekolah diisi oleh guru penggerak," kata Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kendal Ferinando Rad Bonay Selasa (2/1).
Ferinando menjelaskan, pihaknya tengah menyiapkan asesmen untuk pengisian kepala sekolah di Kabupaten Kendal.
Bahkan, dalam waktu dekat pihaknya akan segera membuka pengisian agar akhir Januari ini kekosongan Kepsek bisa terusi.
"Dalam waktu dekat ini segera ada pengisian. Syaratnya harus guru penggerak, punya jenjang pangkat, serta punya kemampuan managerial kepemimpinan," jelasnya.
Selain kekosongan kepsek, Kabupaten Kendal masih kekurangan guru PPPK. Itu karena, setiap tahun banyak guru yang pensiun.
"Cuma untuk mengisi guru ini, kami melihat kemampuan anggaran pemerintah daerah dulu," tambah Ferinando.
Terpisah, Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan, dan Pelatihan (BKPP) Kendal Abdul Basir mengatakan, pada seleksi PPPK guru kemarin banyak formasi yang tidak terisi.
Pasalnya, dari 996 formasi yang dibutuhkan hanya terpenuhi 866 guru.
"Sebagian besar formasi guru agama tidak terisi penuh. Dan formasi guru TIK, BK, juga olahraga masih banyak yang kosong," ujarnya.
Kendati begitu, BKPP Kendal berupaya tetap kembali mengusulkan formasi PPPK guru yang belum terisi.
Penyebab formasi tidak terisi karena beberapa pelamar belum terdaftar dalam Dapodik.
"Kami berharap tahun ini kekurangan guru di Kabupaten Kendal bisa terisi. Dan segera kami usulkan," tandas Basir. (dev)
Editor : Agus AP