RADARSEMARANG.ID, Demak - Dinpermades P2KB Kabupaten Demak mengapresiasi langkah Ikatan Penyuluh Keluarga Berencana (IPeKB) Kabupaten Demak yang menyelenggarakan gerakan dua telur untuk baduta.
Kabid P2PP Dinpermades, Sukardjo, SKM, MKes mengatakan, penyerahan secara simbolis bantuan telur kepada tiga sasaran baduta stunting menjadi inti kegiatan yang bermanfaat dalam menurunkan angka stunting ini.
"Ini menarik. Sebab, dalam deklarAksi penyuluh KB sahabat keluarga cegah stunting ini, ada salah satu perwakilan sasaran, yaitu baduta usia 1 tahun atas nama Aisyah Nur Maulina, putri dari pasangan Suwarno dan Tumakninah. Ini bagian dari testimoni gerakan ini,"ujarnya.
Sukardjo menambahkan, ia mencoba memperkenalkan secara singkat perihal organisasi profesi IPeKB.
"Tentu, kita turut mengapresiasi langkah mandiri dari penyuluh KB Kabupaten Demak ini. Aksi yang merupakan tindak lanjut dari Porseni IPeKB di Slawi Tegal ini pun diharapkan dapat tepat sasaran, yakni dikonsumsi langsung oleh 21 baduta yang terindikasi stunting,"katanya.
Menurutnya, ada tujuan besar di balik langkah kecil ini, yaitu untuk membantu mewujudkan generasi emas. Yakni, generasi penerus bangsa yang bebas stunting.
"Nantinya, setelah jangka waktu tiga bulan, langkah monitoring lanjutan sedianya dapat dilakukan untuk memastikan hasil intervensi bantuan telur tersebut,"kata dia.
Dalam acara ini, telur direkomendasikan sebagai asupan pencegah stunting pada baduta. Telur adalah salah satu sumber protein hewani yang memiliki rasa yang lezat, mudah dicerna, dan bergizi tinggi.
Peran protein hewani sebagai zat gizi makro yang memiliki sumber asam amino esensial terbaik ini diperlukan tubuh untuk mengaktifkan berbagai enzim dan hormon pertumbuhan. (web/adv/1.915 karakter/hib)
Editor : Baskoro Septiadi