RADARSEMARANG.ID, Demak - Setelah dilakukan penataan, 99 persen pedagang sayuran telah masuk dan berjualan di dalam Pasar Bintoro. Keputusan ini diambil sebagai salah satu cara untuk menertibkan pedagang yang nekat berjualan di jalan raya.
Plt Sekretaris Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM (Dindagkop UKM), Sunoto menyampaikan, penataan pedagangbtelah dimulai sejak 11 Oktober 2023.
Semula pedagang tidak mau dipindahkan. Namun, dengan sosialisasi terus menerus, pedagang akhirnya mau direlokasi ke dalamm pasar.
"Sebelumnya, pedagang kan ada yang jualan di depan Pasar Bintoro, tepatnya dijalan raya. Ada yang jualan di depan Toko Agung dan lainnya,"ujarnya.
Jualan di jalan raya depan Pasar Bintoro tersebut dinilai telah melanggar ketertiban umum. Karena itu, sekitar 200 pedagang mau tidak mau harus direlokasi.
"Intinya, sudah tidak boleh jualan di depan Pasar Bintoro. Masih ada beberapa pedagang yang belum masuk. Mereka belum menerima dipindahkan,"katanya.
Tujuan dimasukkannya pedagang ke dalam Pasar Bintoro supaya tertib. Sebab, warga sekitar juga merasakan terganggu. "Mereka kita tempatkan di depan lokasi parkir atas dalam Pasar Bintoro,"katanya. (web/adv/1.317 karakter/hib/bas)
Editor : Baskoro Septiadi