RADARSEMARANG.ID - Rawa Pening merupakan salah satu danau alam yang terletak di Kabupaten Semarang, Jawa Tengah.
Dieketahui, Danau Rawa Pening menempati wilayah empat kecamatan, yaitu Ambarawa, Bawen, Tuntang, dan Banyubiru.
Danau Rawa Pening memiliki pemandangan alam yang indah dan sejuk, dikarenakan posisinya berada di cekungan terendah lereng Gunung Merbabu, Gunung Telomoyo, dan Gunung Ungaran.
Nama Rawa Pening diketahui berasal dari kata "pening" yang merupakan salah satu varian bahasa Jawa dari kata "wening" yang artinya hening, tenang, damai.
Berdasarkan informasi yang driperoleh, nama tersebut sesuai dengan suasana danau yang tenang dan damai.
Meski demikian, terkadang terganggu oleh tumbuhan rawa berupa eceng gondok yang menutupi permukaannya.
Namun, dibalik itu semua, terdapat suatu mushola yang cukup unik karena letaknya berada di tengah danau yang dikelilingi tumbuhan rawa.
Menurut postingan Instagram Jejak Si Enthung, meski mushola itu di tengah danau, namun cukup kencang dan tidak terombang ambing.
Hal tersebut dikarenakan telah di tali dengan bambu yang menancap ke bawah. Sehingga tidak mengganggu ketika ada pengunjung yang beribadah disini.
Dikabarkan olehnya, mushola ini dibuat untuk orang memancing ataupun pencari pupuk lumpur yang ingin beribadah, tanpa perlu menepi.
Selanjutnya, terdapat beberapa perlengkapan alat sholat dan juga air bersih di mushola tersebut.
Dalam postingan Instagram akun @enthunkk tersebut menuliskan “Mushola terindah yang pernah aku temui (emoticon cinta)”.
Para netizen yang melihat postingan tersebut langsung menghampirinya dengan memberikan komentar yang unik.
“Akan sangat indah dibuat permanen dan megah..kebayang nggak sholat di masdjid yg dikelilingi air ditengah rawa.pening....pasti.sangat religius dan estetik,” tulis akun @nothefakeerawan.
“MasyaAllah, udh kayak dividio² jaman dulu yaaa. Unik (emoticon cinta),” sambut komentar @dwwulandarii.
“Mas..nemu aja yang indah"kaya gini..,mushola di tengah rawa. MasyaAlloh..,” ucap komentar @chelsi.widiyati.
Sementara netizen lain mengatakan “Semoga musholanya selalu terjaga dari badai yg sering terjadi di rawa pening...”.
“Sangat membantu bagi para pemancing dan nelayan yang mau sembahyang..tak perlu repot harus bolak balik ke daratan,” ungkap ntizen @hanifstyadi.
Editor : Baskoro Septiadi