RADARSEMARANG.ID, Semarang - Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Provinsi Jawa Tengah terus berupaya meningkatkan kunjungan wisatawan di Jawa Tengah.
Salah satunyanya dengan menggandeng para penggiat wisata untuk menjual daya tarik wisata (DTW) di Jateng pada masyarakat luas.
Kepala Disporapar Jateng Agung Hariyadi mengatakan target kunjungan tahun 2024 sebanyak 60 juta wisatawan.
Karena itu dibutuhkan peran penggiat wisata untuk mempromosikan dan menjual produk DTW di Jateng.
Hal itu diungkapkan usai melantik pengurus Perkumpulan Penggiat Wisata (PPW) Nusantara di Kantor Disporapar Jateng, Kamis (25/1).
Agung menyebut travel agent menjadi ujung tombak peningkatan kunjungan wisatawan di Jateng.
Harapannya kepengurusan baru ini memberikan energi pada pembangunan pariwisata.
"Travel agent ini adalah ujung tombak untuk penarikan peningkatan pengunjung, itu teman-teman dari Perkumpulan Penggiat Wisata Nusantara selaku penjual paket pariwisata," ungkap Agung.
Adanya PPW Nusantara ini kata dia, tidak hanya berfokus pada promosi saja.
Melainkan juga selling atau penjualan melalui paket-paket wisata.
Ia menambahkan saat ini yang menjadi kendala sekaligus tantangan adalah masalah infrastruktur yang belum memadai.
Terutama akses jalan menuju tempat wisata. Sebab itu harus di dukung banyak pihak.
"Harapan kami dengan adanya kepengurusan baru ini memberikan energi baru pada pembangunan pariwisata di Jateng," imbuhnya.
Sementara Ketua PPW Nusantara Arief Amarudin menyampaikan akan berupaya meningkatkan kunjungan wisatawan.
Menurutnya pengelola wisata di Jateng harus kreatif. Kebanyakan masyarakat kata dia, akan mengunjungi tempat yang sedang viral.
"Bagaimana dia (pelaku wisata) bisa menawarkan objek yang berbeda dengan yang lainnya artinya akan dikunjungi oleh wisatawan," jelasnya.
Sedangkan di Jateng minat paling tinggi dikunjungi wisatawan adalah Karimunjawa.
Kemudian di daerah Utara ada wisata Guci dan Batu Raden. Lalu di Selatan juga masih menjadi langganan.
Lebih lanjut untuk wisata sejarah kata dia, Candi Borobudur dan Prambanan masih jadi favorit.
"Di Jateng juga banyak kami paketkan, khususnya di arah karimunjawa, masih bagus penjualan di sana," tegasnya.
Jumlah anggotanya PPW Nusantara saat ini ada 117 travel agent.
Menurut Arief apabila didukung dengan infrastruktur yang baik. Kunjungan wisatawan ke desa wisata juga akan meningkat.
"Kendalanya kan akses jalan. Padahal desa wisata di alam itu peminatnya banyak dan kita siap mendukung," tandasnya. (kap)
Editor : Agus AP