Kejati Jateng Bersama Kejari Demak Bantu Sembako Warga Korban Banjir Rob di Timbulsloko Sayung

Wahib Pribadi • Dipublikasikan Selasa, 1 September 2026 | 17:54 WIB
Kejari Demak Milono Raharjo SH dan istri menyerahkan bantuan korban rob di Timbulsloko Sayung dengan naik perahu. (Wahibpribadi)
Kejari Demak Milono Raharjo SH dan istri menyerahkan bantuan korban rob di Timbulsloko Sayung dengan naik perahu. (Wahibpribadi)

RADARSEMARANG.ID, DEMAK-Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jateng bersama Kejaksaan Negeri (Kejari) Demak melakukan bakti sosial dengan menyambangi dan memberikan bantuan warga korban banjir rob di Desa Timbulsloko, Kecamatan Sayung, kemarin.

Kajari Demak Milono Raharjo SH dan istri Ny Enni Milono selaku ketua Adhyaksa Dharmakarini Daerah Kabupaten Demak menyerahkan langsung bantuan sembako untuk warga yang telah terdampak rob bertahun-tahun tersebut. 

Untuk ke lokasi harus naik perahu warga nelayan setempat. Ini karena jalan desa rusak diterjang rob.

Baca Juga: Pemprov Jateng Revitalisasi Dua SD Roboh, Gubernur Luthfi Minta Sekolah Rawan Dipetakan

Kajari Demak Milono Raharjo SH MH menyampaikan, kegiatan tersebut sebagai rangkaian Hari Lahir (Harlah) Adhyaksa ke-81.

"Warga kita bantu sembako. Setidaknya bisa meringankan beban korban rob,"katanya.

Sembako dilansir dengan perahu. Demikian pula, rombongan Kejari Demak ke rumah warga juga dengan menggunakan perahu. 

Kejari Demak Milono Raharjo SH dan istri menyerahkan bantuan korban rob di Timbulsloko Sayung dengan naik perahu. (Wahibpribadi)
Kejari Demak Milono Raharjo SH dan istri menyerahkan bantuan korban rob di Timbulsloko Sayung dengan naik perahu. (Wahibpribadi)

"Desa Timbulsloko ini menjadi perhatian kita bersama. Bantuan yang kita distribusikan sebagai bentuk kepedulian kejaksaan terhadap masyarakat terdampak rob,"jelasnya.

Ketua Adhyaksa Dharmakarini Demak, Ny Enni Milono mengatakan, bantuan sembako diharapkan dapat membantu warga korban rob. "Semoga bermanfaat,"katanya.

Kepala Desa Timbulsloko, Nadirin mengatakan, desa yang dipimpinnya kini dalam keadaan kritis. Infrastruktur jalan, gedung, rumah hingga musala masjid dan sekolahan semua terdampak kerusakan.

"Sudah bertahun-tahun banjir rob ini menenggelamkan kampung kami. Dukuh Timbulsloko dan Bogorame paling parah,"katanya. 

Menurutnya, jalan terus ditinggikan dengan tanah padas karena rusak. Jembatan yang dibangun juga ambles sehingga tidak bisa dilalui kendaraan.

 "Tentu, kita berterimakasih pada kejaksaan Demak yang telah menyalurkan bantuan sembako ke warga kami di Timbulsloko,"katanya. (hib)

Editor : Tasropi
Korban Rob Kajari Demak