RADARSEMARANG.ID, DEMAK-Kementerian Agama (Kemenag) Demak menyalurkan bantuan kursi roda untuk siswa kelas I MI Miftahul Huda Turirejo, Kecamatan Demak.
Raut wajahnya tampak bahagia setelah menerima bantuan dari Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Kemenag Demak tersebut pada Rabu (22/7/2026).
Bantuan ini diharapkan dapat mempermudah mobilitas siswa selama berada di lingkungan madrasah sehingga dapat mengikuti proses pembelajaran dengan lebih nyaman dan mandiri.
Penyerahan bantuan dilakukan langsung oleh Kepala Kantor Kemenag Demak, Abdur Rouf, didampingi Kepala Seksi Pendidikan Madrasah, Gara Zawa, Kepala MI Miftahul Huda Turirejo, Musyafiq, serta jajaran guru.
Kursi roda ini merupakan bagian dari program penyaluran zakat melalui UPZ Kemenag Demak. Program ini tidak hanya ditujukan untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, tetapi juga mendukung akses pendidikan bagi penyandang disabilitas agar dapat belajar tanpa terkendala keterbatasan sarana.
Kepala MI Miftahul Huda Turirejo, Musyafiq, mengatakan,bantuan tersebut sangat berarti bagi peserta didiknya.
Menurutnya, keberadaan kursi roda akan memudahkan mobilitas siswa dalam mengikuti berbagai aktivitas di madrasah sekaligus meningkatkan rasa percaya diri untuk berinteraksi dengan teman-temannya.
Baca Juga: Sambil Dorong Kursi Roda Sang Anak, Ahmad Luthfi Ramaikan Rupiah Borobudur Playon 2026
"Kursi roda ini sangat membantu mobilitas siswa dalam mengikuti kegiatan belajar mengajar. Kami berharap bantuan ini dapat menambah semangat belajar sekaligus memberikan kesempatan kepada anak untuk beraktivitas bersama teman-temannya dengan lebih leluasa," kata Musyafiq.
Dia menilai, pendidikan inklusif tidak hanya diwujudkan melalui proses pembelajaran yang ramah terhadap semua peserta didik, tetapi juga dengan penyediaan sarana pendukung yang memungkinkan setiap anak memperoleh kesempatan belajar yang setara.
Kepala Kantor Kemenag Demak, Abdur Rouf mengatakan, zakat harus mampu memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat. Menurutnya, salah satu bentuk pemanfaatan zakat yang berdampak langsung adalah membantu penyandang disabilitas memperoleh sarana yang dapat menunjang aktivitas sehari-hari, termasuk dalam bidang pendidikan.
Abdur Rouf juga mengingatkan pentingnya kolaborasi antara madrasah dan orang tua dalam mendampingi tumbuh kembang peserta didik. Ia mendorong madrasah untuk terus meningkatkan kualitas pembelajaran melalui evaluasi yang berkelanjutan, termasuk memperkuat kesiapan siswa menghadapi Tes Kemampuan Akademik (TKA).
"Semoga bantuan kursi roda ini dapat meningkatkan mobilitas sekaligus menumbuhkan semangat belajar siswa. Kami ingin zakat yang dihimpun melalui UPZ benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat. Ke depan, kami akan terus berupaya menghadirkan bantuan alat kesehatan maupun sarana penunjang lainnya bagi penyandang disabilitas agar setiap anak memiliki kesempatan yang sama untuk memperoleh pendidikan yang layak," ujarnya.
Program ini menjadi salah satu upaya Kemenag Demak dalam memperluas manfaat zakat di bidang pendidikan. Melalui dukungan sarana yang memadai, diharapkan peserta didik penyandang disabilitas dapat mengikuti pembelajaran secara optimal, mengembangkan potensi yang dimiliki, dan meraih masa depan yang lebih baik. (hib)
Editor : Tasropi